Meskipun konteks bekerja dan melakukan usaha adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun pada akhirnya semua itu tujuannya sama, yakni jadi orang kaya. Ya, siapa pun itu pasti punya angan-angan untuk bisa menikmati rumah mewah, kendaraan bagus, dan menyenangkan hidup dengan liburan dan belanja barang-barang cantik. Sayangnya, untuk jadi kaya memang tak pernah mudah.
Bekerja banting tulang, eh ternyata juga tidak mendatangkan kekayaan yang dimaksud. Semua orang mengalami ini dan hampir mayoritas juga lupa jika kekayaan sebenarnya tak harus dicari dengan jalan yang kelihatan saja. Maksudnya bukan lewat jalan sesat, melainkan cara-cara lain yang sangat dianjurkan oleh agama. Sudah banyak orang yang membuktikan jika mereka ketimpahan banyak sekali rezeki lantaran melakukan amaliah tertentu.
Tak bermaksud untuk mengajarkan malas bekerja fisik, namun lakukan pula amalan-amalan ini agar rezeki bisa makin luas sehingga kekayaan bisa melimpah. Berikut ulasannya.
Sudah banyak cerita-cerita tentang orang yang merutinkan sholat dhuha dan mendapati rezeki mereka lancar luar biasa. Sholat duha dilakuan sama seperti sholat fardu hanya saja jumlah rokaatnya yang menyesuaikan serta waktunya yang berbeda pula. Sholat dhuha bisa dilakukan minimal dua rokaat hingga maksimal 12 rokaat. Sedangkan waktunya adalah setelah fajar atau tergelincirnya matahari.
Surat Al An’am ayat 160 menjelaskan dengan sangat gamblang jika kita bersedekah satu balasannya minimal 10. Jika Allah saja sudah berjanji demikian, lantas kenapa kita tidak mempercayai hal ini? Maka dari itu, kita bisa memanfaatkan ini sebagai jalan untuk memperlancar rezeki.
Surat Wakiah berada di urutan 96 setelah Surat Ar-Rahman. Wakiah sudah lama diketahui sebagai cara agar kita lebih mudah mendapatkan rezeki. Bahkan surat ini sering pula dijuluki dengan surat rezeki.
Puasa Senin Kamis juga jadi amalan pengumpul rezeki. Bahkan tak hanya itu, fadilah puasa ini bisa membuat kita diampuni dalam rentang waktu selama berpuasa. Terlebih lagi dengan puasa kita bisa mampu mengendalikan hawa nafsu.
Istighfar dan sholawat kepada Nabi Muhammad juga sering kali dikaitkan dengan amalan penjaring rezeki. Tata cara pelaksanaannya bisa sewaktu-waktu dengan jumlah yang tidak ditentukan. Namun minimal setidaknya 100 kali dalam sehari.
Waktu kecil dulu, ketika kita sangat dekat dengan orangtua, maka mereka akan dengan gampangnya memberikan apa yang kita inginkan. Analogi ini sama seperti hubungan kita dengan Allah. Ketika kita makin dekat denganNya, maka makin mudah pula Allah memberikan apa yang kita butuhkan. Nah, sholat tahajud adalah salah satu cara media keintiman kita kepada Sang Pencipta.
Menjadi kaya bukan hal yang susah sebenarnya jika kita tahu caranya. Salah satunya lewat cara-cara di atas. Sudah banyak cerita orang sukses yang berawal dari mengamalkan deretan amalan di atas. Meskipun demikian, kaya sejatinya tidak selalu berupa harta benda. Bahkan ketika kita bisa sabar, baik kepada sesama, tidak mudah membenci, maka hal-hal tersebut juga bisa dibilang kaya. Bahkan nilainya tidak terhingga. Setuju?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…