Saat ini sedang hangat-hangatnya berita mengenai pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel. Mendengar kabar yang beredar itu, Indonesia juga dibuat geram sehingga melakukan beberapa langkah pencegahan konflik yang terjadi. Salah satunya, langsung menghubungi dewan keamanan PBB agar menyelesaikan masalah ini.
Melihat aksi tanggap yang dilakukan Indonesia ini, sebenarnya kalau dilihat-lihat dari dulu Israel selalu menghormati langkah yang kita ambil meskipun bertentangan. Bukan tanpa alasan, melainkan memang banyak jasa dari Indonesia yang membuat Israel harus sujud hormat. Lalu apa saja itu? Simak ulasan berikut.
Siapa sangka dalam jejeran makam yang ada di Yad Vashem terdapat nama orang Indonesia di sana. Ya merekalah Mima Saina dan Tole Madna dua orang asli bumi pertiwi yang jadi penyelamat bayi Israel. Mereka di anugerahi gelar sebagai pahlawan tepatnya saat mengasuh seorang anak Yahudi dari kekejaman holocaust Nazi saat ada di Eropa.
Kedatangan PM Israel beberapa tahun yang lalu, ternyata juga karena alasan tertentu. Ya negeri bintang daud itu meminta bantuan bumi pertiwi untuk bersama-sama melawan terorisme yang ada. Meskipun dengan tujuan yang baik, namun Indonesia berpikir dua kali dalam menyetujui permintaannya.
Pasalnya jika sampai hal itu benar-benar dilakukan, hal ini lantaran ndonesia menjaga komitmen untuk mendukung hak kemerdekaan segala bangsa dan sebagai negara non blok harus bersikap tegas untuk tidak melakukan keberpihakan. Apalagi tujuan Indonesia selama ini adalah membantu kemerdekaan Palestina bukan Israel. Oleh sebab itu permintaan Netanyahu ditolak, namun demikian kedua negara ini tetap kerja sama, namun dalam bidang perdagangan.
Dalam kunjungan beberapa tahun yang lalu itu pula, PM Israel sempat mengutarakan permintaannya pada Indonesia untuk menjadi penengah atas konfliknya dengan Palestina. Mengingat Indonesia lah salah satu negara yang dinilai aktif dalam memperjuangkan nasib warga Palestina.
Ternyata baik Indonesia dan Israel memiliki hubungan erat, meskipun bukan secara diplomatik. Misalnya kunjungan WNI pada Project Interchange, sebuah perusahaan waralaba Amerika Israel. Hampir seluruh biaya difasilitasi oleh Israel setiap ada kunjungan. Selain itu kedatangan para WNI ke Jerusalem menjadi bukti lain, karena di sana orang Indonesia tidak memiliki pandangan antisemit seperti yang dimiliki negara lainnya.
Iya itulah beberapa bukti kalau Israel benar-benar menghormati Indonesia. Diharap negara kita juga bisa ikut andil dalam memberikan kedamaian antara kedua negara yang sekarang sedang berselisih paham ini. Apalagi ketika melihat Yerusalem sedang panas-panasnya seperti sekarang, tentunya Indonesia juga tidak akan diam dan akan melakukan tindakan demi kedamaian dunia.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…