Memang benar sepertinya bila banyak pendapat menyatakan bahwa presiden Indonesia kali ini merupakan sosok yang amat dekat dengan masyarakat. Selain karena seringnya beliau mengadakan kunjungan ke daerah-daerah, ataupun unggahan vlognya agar lebih dekat dengan anak muda, masih banyak lagi bentuk interaksi sang presiden dengan masyarakat. Contoh lainnya adalah saat beliau membacakan dongeng untuk anak-anak di Istana.
Kalau sebelumnya mungkin belum ada kegiatan yang melibatkan anak-anak dalam perayaan Hari Buku Nasional di setiap tahunnya, nampaknya 2017 ini adalah momen yang berbeda. Pada Hari Buku Nasional tahun ini orang nomer satu di Indonesia ternyata sudah menyiapkan acara seru bersama anak-anak sekolah di Istana Kepresidenan. Bahkan sang presiden tampak tak canggung mendongeng untuk anak-anak lho.
Presiden mengundang ratusan anak sekolah ke istana
Ada sesuatu yang berbeda nampak di halaman Istana Kepresidenan pada perayaan hari buku kemarin. Pasalnya ada banyak sekali anak sekolah yang berduyun-duyun datang dan berkumpul di sana. Ternyata mereka berkunjung ke istana bukan untuk acara study tour, melainkan memenuhi undangan Presiden Jokowi. Ada sekitar 500 siswa SD dan SMP dikumpulkan di halaman antara Istana Negara dan Istana Merdeka untuk bersama memperingati Hari Buku Nasional.
Dari banyaknya penampilan, tak lupa sang presiden turut mendongeng di sana
Acara tersebut terlihat sangat meriah dengan adanya beberapa pertunjukan untuk menghibur anak-anak. Mulai dari permainan sulap yang memecahkan tawa anak-anak, sampai pembacaan dongeng dari Joko tentang Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang. Eits, Joko di sini bukan Presiden Jokowi ya melainkan salah satu pendongeng di Indonesia. Baru setelah itu Najwa Shihab mempersilakan Presiden Jokowi duduk mendekati anak-anak untuk juga membacakan dongeng.
Ada harapan yang terselip dari acara tersebut
Acara yang berlangsung dengan sangat ceria dan hangat itu tentunya juga menyimpan pesan tersendiri dari sang presiden. Menurut beliau, Indonesia ini merupakan negara yang kaya akan dongeng ataupun cerita rakyat. Hampir setiap daerah di Indonesia mempunyai cerita rakyat masing-masing, mulai dari Malin Kundang sampai Raja Ampat. Oleh karena itu beliau mengungkapkan bahwa cerita yang semacam itulah harusnya dikenalkan pada anak-anak salah satunya agar minat baca mereka makin bertambah juga.
Makna di balik dongeng yang dibacakan Jokowi
Tidak hanya sekedar membacakan dongeng, Pak Jokowi juga menyampaikan apa makna dari cerita Lutung Kasarung pada anak-anak. Layaknya seorang bapak yang sedang menasihati anak-anaknya, pak presiden berkata agar anak-anak berkerja keras dalam mengejar cita-cita mereka. Tak lupa juga mereka harus rajin belajar dan tidak berbuat curang. Sebagai sesama manusia kita juga tidak sepantasnya menghina orang lain dan menjelek-jelekkan teman. Dan tentu saja harus saling membantu sesama teman.
https://www.youtube.com/watch?v=-QYqhXIgrAc&t=9s
Setelah menyampaikan pesan dari dongeng, sang presiden tentu saja tidak lupa menjalankan agenda rutin yaitu membagikan sepeda. Pertama Jokowi meminta dua siswa maju untuk membaca dongeng di hadapan semua undangan, setelah itu ada pula beberapa pelajar yang diberi tantangan untuk menjawab pertanyaan agar bisa membawa pulang sepeda. Total ada enam sepeda yang dibagikan Presiden Jokowi pada kesempatan kali itu.
Tindakan orang nomer satu di Indonesia saat perayaan Hari Buku Nasional kemarin memang patut diacungi jempol. Pasalnya kapan lagi para pelajar punya kesempatan mendengarkan dongeng langsung dari presiden di Istana Kenegaraan, ya kan? Meskipun Pak Jokowi mengaku kurang percaya diri dengan kemampuan mendongengnya tapi apa yang beliau lakukan benar-benar menuai pujian dari sang menteri pendidikan maupun masyarakat luas. Ditunggu edisi mendongeng selanjutnya Pak Jokowi.