Presepsi atau sudut pandang adalah penilaian seseorang terhadap sesuatu. Bisa orang, bisa suatu kelompok atau mungkin aktivitas manusia. Memang boleh-boleh saja memberikan presepsi sesuai pandangan masing-masing orang berdasarkan isu-isu yang beredar di masyarakat, tapi kita tidak boleh percaya begitu saja tanpa tahu yang sebenarnya.
Karena ternyata, tak semua presepsi yang diyakini kebanyakan orang selama ini, itu benar. Terkadang pendangan orang bisa saja salah dan jauh dari kenyataan. Contohnya seperti beberapa presepsi salah berikut ini.
1. Yahudi Itu Israel
Presepsi tentang golongan Yahudi yang sama artinya dengan Israel adalah sebuah pemahaman yang keliru. Karena faktanya, tak semua orang Yahudi adalah orang Israel juga tak semuanya mendukung tindakan-tindakan keji yang dilakukan oleh bangsa Israel.
2. Teroris Itu Islam
Ini sudah jelas-jelas salah bagi umat Islam. Tapi bagi umat yang beraga lain, pandangan bahwa Islam itu teroris masih saja ada di benak mereka. Hal ini karena adanya oknum-oknum tak bertanggung jawab yang melakukan aksi terorisme dengan dalih jihad di Jalan Allah SWT.
3. Cewek Kalah Dengan Cowok
Untuk soal kekuatan fisik memang rata-rata para cewek memiliki tubuh yang tak sekuat para cowok. Tapi ternyata cewek tak selalu kalah dengan cowok. Untuk urusan kemauan, cewek memiliki kemauan dan mental yang lebih kuat daripada cowok.
4. 8 Gelas Per Hari
Salah satu pola hidup sehat yang sangat dianjurkan adalah dengan banyak minum air putih. Mungkin sampai saat ini masih banyak orang yang menganjurkan minum air putih minimal 8 gelas per hari demi mendapatkan tubuh yang sehat. Anggapan sehat dengan minum 8 gelas per hari ini mulai dikenalkan sejak tahun 1945 oleh Nutrition Board of the National Research.
5. Minum Es Bikin Pilek
Pernah merasa kecewa ketika orang tua tidak mengijinkan Anda mengkonsumsi es seperti es buah, es jus, maupun es krim dengan alasan takut batuk atau pilek? Tak bisa dipungkiri presepsi bahwa air es dapat menyebabkan pilek masih diyakini oleh sebagian besar masyarakat Indonesia hingga saat ini.
Itulah lima kesalahan presepsi yang masih diyakini hingga saat ini. Sekali lagi, memiliki presepsi terhadap sesuatu atau orang lain itu boleh-boleh saja, tapi tidak boleh asal-asalan ya. Presepsi atau anggapan harus berdasarkan fakta, tidak asal percaya dan ikut-ikutan dengan presepsi di masyarakat yang ternyata salah kaprah.