Salah satu kebanggaan Indonesia saat ini adalah pasukan militernya. Mulai dari Kopassus, Denjaka, dan Paskhas yang masing-masing berasal dari angkatan darat, laut, dan udara, ketiganya sudah diakui dunia bahkan menjadi momok bagi pasukan elit negara lain. Namun, untuk bergabung menjadi bagian dari TNI ini tidaklah mudah, ada sederetan latihan berat yang harus dilalui, seperti yang Boombastis.com pernah tulis sebelumnya.
Nah, dari ketiga pasukan TNI di atas, kali ini kita akan membahas Paskhas dan segala macam bentuk latihannya, bahkan ada yang konon pernah diculik oleh makhluk halus. Apakah benar? Simak deh ulasannya!
Latihan berat para pasukan Paskhas
Sebelum memasuki cerita, mari kita lihat bagaimana beratnya perjuangan seorang anggota Paskhas. Paskhas merupakan Pasukan Khas dari TNI AU. Kisah yang diceritakan ini terjadi ketika para siswa komando berada dalam pelatihan paling berat, yaitu pelolosan diri. Dalam istilah dunia militer, pelolosan diri diartikan sebagai Survival Evasion Resistance and Escape (SERE), di mana siswa komando digembleng agar bisa meloloskan diri dari kepungan musuh sambil melakukan perlawanan.
Cerita prajurit yang masuk ke alam gaib
Untuk saat ini, pelatihan materi Survival Evasion Resistance and Escape (SERE) para pasukan Paskhas masih dilaksanakan di hutan Ranca Upas, Ciwidey, Bandung. Hutan ini memang dikenal sebagai lokasi yang cukup menyulitkan untuk menemukan mereka yang bersembunyi. Nah, pada saat bersembunyi ini pernah ada kejadian yang cukup mistis terjadi. Pasalnya, salah satu dari anggota siswa komando memutuskan untuk berhenti di bawah sebuah jembatan, yang tak pernah dilalui karena memang terkenal angker.
Misteri Hutan Ranca Upas, Ciwidey
Kamu mungkin mengenal Ranca Upas sebagai salah satu destinasi wisata yang terkenal di Bandung. Yap, hutan yang berada di Jl. Raya Ciwidey Patenggang KM 11 Rancabali ini memang salah satu tempat eksotis untuk berburu foto. Namun, usut punya usut ternyata ada misteri di balik namanya Dilansir dari berbagai sumber, nama Ranca Upas adalah gabungan dari dua kata bahasa Sunda. Yakni “Ranca” yang berarti “Rawa” dan “Upas” adalah petugas Perhutani yang melegenda di kawasan Gunung Patuha.
Jadi, begitulah kisah dari seramnya hutan yang menjadi tempat latihan Pasukan Paskhas ini. Sebenarnya, bukan hanya Ranca Upas saja ya Sahabat, hutan manapun –yang namanya jarang dilalui oleh manusia- pasti punya sisi yang kadang tidak kita ketahui. Tinggal sekarang bijaklah mereka yang mengunjungi, jangan melakukan hal yang dinilai kurang sopan hingga bisa membuatmu mencelakai diri sendiri.