Banyak dari kita sering melihat ada orang yang memiliki tanda hitam pada dahinya. Nah, dari dulu sampai sekarang dahi hitam itu sering dianggap istimewa oleh umat Islam. Alasannya karena itu merupakan tanda kalau orang tersebut khusyuk dalam melakukan shalat. Biasanya tanda hitam tersebut terbentuk dari posisi sujud yang agak menekan.
Jadi sampai kini kalau bertemu dengan orang yang memiliki ciri seperti itu pasti beranggapan kalau dirinya akan masuk surga. Ya bisa dibilang kalau kita sedikit mengagung-agungkan orang dengan tanda hitam di dahinya. Padahal sebenarnya hal tersebut ya tidak diperbolehkan dalam agama.
Bekas sujud yang dimaksud dari ayat surat tersebut baru akan terlihat di akhirat nanti. Jadi sebenarnya tanda hitam itu tidak mengartikan apapun. Itu terbentuk hanya karena dahi terlalu menekan saat sujud. Kemudian kondisi kulit pada dahi sangat sensitif, sehingga bisa menimbulkan tanda hitam ketika bersujud sebentar saja.
Jadi berhati-hatilah kalian yang ingin mempunyai tanda hitam di dahi karena itu dianggap sebagai perbuatan riya’. Ya bagaimana tidak, shalat adalah untuk mendapatkan pahala dan ridho dari Allah. Bukannya ingin memperoleh tanda hitam di dahi hanya untuk mendapat pujian dan disegani orang lain. Kalau kalian sholat hanya bertujuan seperti itu, maka dijamin ibadah yang dilakukan akan berakhir sia-sia saja.