2. Pembawa Rezeki
Di pintu gerang Keraton Surakarta, tepatnya di sebelah selatan, terdapat sebuah pasar tradisional bernama Pasar Gading. Namun, saat ini pasar tersebut telah dipindah ke daerah Glembegan. Ketika pasar tersebut belum dipindah, sang Kebo Bule dikabarkan sering berkeliaran di pasar tersebut.

Namun anehnya, meski berkeliaran di pasar, Kebo Kyai Slamet tidak pernah menganggu atau memakan dagangan warga, meski sayur dan buah banyak bertebaran di sana. Ketika lapar, dia hanya memakan singkong rebus atau pisang goreng. Namun, para pedagang di sana justru berlomba-lomba memberi makan si kebo karena menurut pengakuan mereka, dagangan yang dimakan oleh si kerbau tersebut biasanya akan cepat habis dalam waktu satu atau dua jam saja.