in

Main di Laskar Pelangi, Begini Perjalan Karier Zulfani ‘Ikal’ yang Terlibat dalam Gundala

Masih ingat film Laskar Pelangi? Pastinya kan. Film ini adalah film paling laris sepanjang sejarah box office Indonesia. Laskar Pelangi tayang pada tahun 2008 silam. Diangkat dari novel laris Andrea Hirata. Bercerita tentang sekelompok anak yang bersekolah di SD Muhammadiyah Gantong, Belitung.

Nah, tokoh utama dalam film ini bernama Ikal. Anak kecil yang punya mimpi untuk sekolah tinggi meskipun ia datang dari keluarga orang biasa saja. Plus dengan kondisi sekolah yang juga sebenarnya tak lagi layak huni. Ikal di sini diperankan oleh Zulfani Pasha. Sudah satu dekade lebih terlewati, kini Zulfani tumbuh menjadi sosok yang dekat dengan dunia perfilman. Gimana ya kabarnya sekarang? Yuk, kita lihat dalam ulasan berikut ini.

Bermain dalam Laskar Pelangi saat usianya 12 tahun

Ikal di Laskar Pelangi [sumber gambar]
Karier pertama Zulfani adalah sekuel film Laskar Pelangi, di mana ia mengambil peran sebagai Ikal. Zulfani sendiri saat itu masih berusia 12 tahun. Anak kelahiran Belitung ini dengan sangat apik memerankan sosok Ikal yang pintar dan juga punya mimpi besar. Setelah bermain dalam Laskar Pelangi, ia kembali di dua film setelahnya, Sang Pemimpi dan Edensor. Karena ciamiknya peran dalam film itu, Zulfani berhasil menyabet penghargaan sebagai aktor Pendatang Baru Terfavorit pada Indonesian Movie Awards 2009.

Kuliah di Institut Kesenian Jakarta

Kuliah di IKJ [sumber gambar]

Lulus dari SMA, anak kedua dari tiga bersaudara ini mendalami seni di dunia film. Ia kemudian memilih kuliah di Institut Kesenian Jakarta (IKJ) mengambil jurusan perfilman. Selama kuliah, penampilan Zulfani 100% berubah. Ia tampil dengan gaya rambut gimbal, image Ikal yang dulunya adalah anak polos dan lugu hampir tak lagi ada dalam dirinya. Zulfani sudah menyelesaikan kulihanya pada tahun 2017 lalu.

Bermain dalam series Negeri Lima Menara

Main di series Negeri 5 Menara [sumber gambar]
Negeri Lima Menara adalah series yang diangkat dari novel best seller karya A. Fuadi. Menceritakan tentang anak-anak yang mondok di Pondok Pesantren Gontor. Zulfani sendiri berperan sebagai salah satu santri di pondok itu. Ia beradu peran dengan Ajil Ditto dan Prilly Latuconsina. Selain series Negeri Lima Menara, ia juga pernah bermain dalam film Mira Lesmana yang berjudul Ku Lari ke Pantai.

Aktif di belakang layar

Masuk ke dunia belakang layar [sumber gambar]
Banyak netizen yang pangling melihat penampilan Zulfani yang semakin dewasa. Ya, tak hanya itu saja, ia juga berkutat sebagai orang di balik layar perfilmna. Zulfani sudah beberapa kali membuat film pendek. Selain itu, kariernya ke depan tampaknya akan cemerlang, karena cowok 23 tahun ini pernah terlibat dalam project pembuatan film A Man Called Ahok. Dan sekarang, Zulfani tercatat sebagai asisten sutradara 2 di film terbaru Joko Anwar, Gundala.

BACA JUGA: Kabar 7 Pemain ‘Laskar Pelangi’ Setelah 10 Tahun Berlalu, Ada yang Sudah Meninggal Dunia

Nah, kira-kira ke depannya apa lagi pencapaian yang akan digapai oleh Zulfani? Kalau kamu tidak pernah melihat ia dalam Laskar Pelangi, mungkin kamu tak akan tau kalau dulunya ia hanyalah seorang Ikal yang polos dan lugu. BTW, sukses terus ya, Ikal eh Zulfani!

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Leave a Reply

Kisah Mereka yang Sanggup Mengubah Nasib dari Hasil Ngojek

Jadi Buronan, Inilah Detik-detik Menegangkan Saat Memburu DN Aidit yang Melarikan Diri