Tak salah memang perkataan yang bilang bahwa ‘belajar itu tak pernah pandang usia’, 4 orang ini berhasil membuktikannya. Untuk bisa duduk di bangku kuliah, kebanyakan orang-orang langsung melanjutkan setelah lulus SMA bukan?
Tapi berbeda dengan mereka, di usia yang enggak lagi muda, semangat untuk menimba ilmunya tetap kuat. Alhasil, sambil berkecimpung mengurus kehidupan, orang-orang ini belajar dan menyelesaikan gelar sarjananya. Mau tau seperti apa kisah mereka? Yuk, simak terus ulasan Boombastis.com kali ini.
Yasuko Fuji, raih sarjana ilmu sosial di usia 80 tahun
Yasuko Fuji adalah seorang imigran asal Jepang yang mengungsi dan tinggal di Amerika pada pertengahan tahun 1960-an. Ia harus menunggu sangat lama untuk bisa merasakan menjadi seorang sarjana. Dilansir dari @wowfakta, Fuji harus menunda pendidikannya demi mengurus keluarganya. Sebelumnya, ia melanjutkan pendidikan di Mesa College sesaat setelah suaminya meninggal dunia.
Xue Minxiu raih gelar sarjana e-commmerce di usia 81 tahun
Hampir sama seperti Yasuko Fuji, nenek asal Tiongkok ini juga baru meraih gelar sarjana di usianya ke 81 tahun. Xue Minxiu tak pernah merasa jika ia terlalu tua untuk menerima sebuah toga. Xue Minxiu mengatakan bahwa menjadi sarjana adalah impian masa kecil yang baru terwujud di masa tuanya. Sebenarnya, ia pernah diterima di Universitas Northwest.
Nola Ocs, wisuda bareng dengan cucunya
Kalau selama ini nenek biasanya menyambut kamu saat menjadi sarjana, Nola ini malah mengalami hal yang unik, ia diwisuda di hari yang sama dengan cucunya. Ya, lulus sarjana di usia 95 tahun. Masuk sebagai mahasiswa jurusan sejarah di Fort Hays State University, Kansas, As, Nola sebenarnya sudah back-to school sejak usianya 60 tahun. Sayang, perjalanan kuliah memang enggak semudah yang dibayangkan alias harus on-off.
Atomic Leow, ingin menjadi dokter karena semua keluarganya berprofesi sama
Nah, kalau yang ini sebenarnya bukan karena belum pernah kuliah ya, tetapi karena menemukan keinginan menjadi dokter setelah sekian lama. Atomic hidup dikelilingi oleh keluarga yang hampir semuanya berprofesi sebagai seorang dokter, mulai dari anak, keponakan, sepupu hingga cucunya. Karenanya di usianya yang sudah kepala enam.
BACA JUGA: VN Parthiban, Pria Pemilik 145 Gelar dari Hasil 30 Tahun Duduk di Bangku Kuliah
Mereka adalah orang-orang yang berhasil mematahkan stigma bahwa pendidikan hanya untuk generasi muda. Jika ada kemauan dan masih mampu belajar, maka tidak ada alasan untuk tidak bisa karena usia sudah senja. Buktinya, empat orang ini berhasil sarjana di usia yang sudah sangat tua, ada yang mendekati satu abad bahkan.