Kejadian yang terjadi di pertandingan sepak bola kadang tak selamanya berjalan mulus. Terutama masalah pelanggaran, kadang ada pemain akan ngeyel meskipun wasit telah melihat dan memberikan peringatan karena telah melanggar. Tak jarang bahkan adu cekcok hingga jotos pun sering terjadi antaran pemain dan wasit.
Di Yaman, rupanya para pemain tak akan mau memprotes wasitnya. Bagaimana mau protes kalau alih-alih pakai peluit, wasit di sana malah memakai senapan sebagai penanda pelanggaran. Wah ngeri juga ya kalau dipikir-pikir. Lalu benarkah hal tersebut? Biar gak penasaran simak ulasannya di bawah ini.
Video viral sepak bola Yaman
Beberapa waktu yang lalu sempat tersebar video viral mengenai sebuah pertandingan sepak bola di daerah Yaman. Video tersebut dibagian oleh warganet karena memang unik dan berbeda dengan yang lainnya. Dalam laga sepak bola kampung itu, wasitnya jadi sosok yang paling disegani.
Gimana gak disegani, lah wong peluit yang biasanya dipakai untuk memberikan instruksi, diganti dengan senjata AK-47 yang bikin ngeri. Dilansir dari laman Kaskus, dalam video tersebut adalah pertandingan sepak bola kampung, sehingga wajar kalau para pemainnya tidak memakai seragam resmi. Wah ngeri juga ya kalau wasitnya seperti ini, salah protes bisa di dor.
Waktu pelanggaran peluru ditembak
Uniknya dari video sepak bola itu, senjata yang digunakan bukan hanya tontonan untuk menakuti pemain saja. Hal itu dibuktikan ketika ada pemain yang melakukan pelanggaran, sang wasit segera mengokang dan menembakan AK-47 itu ke udara sebagai tanda bagi pemain lainnya.
Banyak komentar dari warganet
Tentunya dari penampakan yang tak biasa itu membuat beragam komentar dari warganet, baik dalam maupun luar negeri. Banyak yang menganggap kalau pertandingan tersebut pasti berjalan sangat mulus karena pemain tidak ada yang berani untuk memprotes wasit. Ada juga netizen yang ingin wasit seperti ini bertugas di Indonesia supaya sepak bola tanah air jadi kondusif dan tidak ricuh lagi.

Namun ada pula yang menyayangkan akan hal ini karena dianggap membahayakan orang lain. Kalau saja peluru nyasar atau jatuh mengenai orang, tentunya juga akan menimbulkan luka juga. Semua komentar warganet sejatinya sah-sah saja walaupun bertentangan.
Konflik di Yaman yang tak kunjung reda
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, hal ini terjadi karena tak terlepas dari keadaan Yaman yang dilanda konflik selama bertahun-tahun. Dilasir dari laman Tempo, akar masalah dari konflik Yaman sudah ada sejak tahun 2004 ketika kelompok Houti terlibat seteru dengan pemerintah. Houti adalah kelompok dari pegunungan utara yang didominasi pengikut Syiah yang menginginkan perubahan.
BACA JUGA: Siapa Sangka, Penemu AK-47 Pernah Melarat dan Dicap Musuh Negara
Mungkin hal ini dianggap hiburan bagi orang lain, namun sejatinya ada hikmah di baliknya. Konflik kekuasaan dan agama adalah penyebabnya yang mengakibatkan Yaman seperti sekarang ini. Kita harus meminimalisir adanya konflik di negara kita.