Wajib militer atau conscription adalah sebuah agenda wajib yang harus dilalui oleh kaum pria dewasa sebagai bagian dari pengabdian. Di beberapa negara dunia seperti Korea Selatan, Israel, Iran, Turki, hingga Thailand, pria muda dengan umur di atas 21 tahun diwajibkan melakukan latihan militer selama beberapa tahun lalu melakukan operasi-operasi militer secara langsung sebagai bagian dari program bela negara.
Di Thailand, setiap tahun ada perekrutan calon tentara muda dari berbagai golongan. Di momen ini, semua orang akan diwajibkan mengambil lotre dan melihat kartu apa yang didapatkan. Siapa saja wajib menjadi tentara, bahkan seorang transgender harus mengikuti hal ini meski di Thailand sudah mengenal gender ketiga.
Berikut ulasan selengkapnya tentang wajib militer unik yang terjadi di Thailand.
April Selalu Datang dengan Mengerikan
Perekrutan calon anggota militer baru biasanya diadakan setiap bulan April. Setelah penduduk Thailand berpesta pora dengan perayaan Songkran mereka harus menghadapi kenyataan pahit untuk mengikuti sebuah undian apakah mereka akan dikirim ke kamp militer atau mereka lolos karena mendapatkan sebuah keberuntungan.
Bagi sebagian penduduk pria di Thailand, wajib militer adalah sebuah bencana. Mereka selalu ketakutan jika harus dipanggil untuk mengambil lotre dan mempertaruhkan nyawanya untuk negara secara paksa. Ya, wajib militer di Thailand dilakukan dengan cara paksa kepada semua orang termasuk kathoey atau gender ketiga di Thailand.
Undian Hidup dan Mati
Setiap tahun setidaknya ada sekitar 100.000 pria yang dibutuhkan dalam agenda wajib militer. Di setiap kota atau desa akan diberi kuota tertentu dalam misi pengiriman pria yang akan dilatih dan akhirnya dikirim untuk perang secara langsung. Pemilihan calon tentara biasanya dilakukan dengan mengambil undian yang disiapkan oleh pihak militer.
Sebuah Pro dan Kontra
Meski merupakan aturan wajib yang harus dijalani oleh semua penduduk pria di Thailand. Wajib militer masih mendapatkan tentangan dari banyak pihak. Banyak yang menilai pemaksaan ini justru membuat rakyat menjadi menderita. Selain itu, banyak juga tentara yang berasal dari lotre ini di kirim ke kawasan selatan perbatasan di mana banyak sekali separatis bermukim.
Transgender Juga Harus Berjuang
Pada dasarnya semua pria meski dalam wujud wanita harus tetap menjalani prosesi lotre yang akan menyatakan apakah mereka lolos ke kamp militer atau tidak. Beberapa transgender mengaku ketakutan dengan prosesi ini. Mereka tidak mengkhawatirkan tentang latihan militer yang sangat keras namun perlakuan dari semua orang saat pelatihan.
Apa pun yang terjadi di Thailand, wajib militer tetap dilakukan setiap tahun. Mau pria dengan wujud pria atau pun pria dengan wujud wanita, selama masih menjadi warga Thailand, hal itu harus dilakukan sebagai wujud bela negara yang besar.