Suri tauladan kadang bisa datang dari siapa saja. Tidak hanya mereka yang sering tampil di layar kaca loh, bahkan seseorang yang hanya lulusan SD pun menjadi role model di negara kawasan Afrika Timur sana. Beliau adalah Ulus Primawan, seorang petani yang di tangannya, tanaman-tanaman bisa tumbuh subur.
Ia merupakan petani buncis yang produknya berhasil, sehingga dirinya pun dinobatkan sebagai panutan. Ladang pertaniannya juga dijadikan sebagai media untuk studi banding sebuah organisasi pertanian dunia. Bagaimana kisah Ulus yang hanya lulusan SD namun bisa mencapai semua itu?
Bermula dari Buncis
Awal mula keberhasilan Ulus dikenal khalayak adalah ketika ia sukses membudidayakan buncis Kenya di Indonesia, tepatnya di ladang pertaniannya, Kampung Gandok, Lembang, Bandung, Jawa Barat. Dilansir dari trubus.id, awalnya ia hanyalah seorang pengepul buncis yang lalu memperkenalkan banyak jenis buncis kepada para petani di kampungnya, termasuk buncis Kenya.
Merawat Tumbuhan dengan Penuh Kasih Sayang
Tidak hanya istri dan anak-anaknya saja yang ia rawat dengan kasih sayang, tumbuhan yang ia budidaya pun begitu. Ternyata, sejak tahun 1995, tumbuhan yang berada di bawah naungan tangannya sudah bisa berhasil dan selalu dikirimkan ke supermarket Bandung dan Jakarta untuk memenuhi permintaan suplier. Selain buncis, tumbuhan yang dibudidaya antara lain adalah tomat, brokoli, sawo, terong, dan cabai.
Memberi Penghidupan Layak Bagi Petani Kampung Gandok
Setelah hasil produksi yang dipegang oleh Ulus ternyata berhasil semua, yang diuntungkan tentu saja bukan dirinya sendiri. Para petani yang bekerja setiap hari juga ikut merasakan kenikmatan tersebut. Ia mengajarkan bahwa menjadi buruh tani yang bekerja kepadanya itu tidak harus kerja saja, tapi juga belajar.
Dijadikan Model Farmer oleh Organisasi Tani Dunia
Bulan lalu dirinya didatangi oleh beberapa perwakilan dari Food and Agriculture Organization of the United States (FAO), organisasi tani dunia, karena keberhasilannya membudidaya baby buncis. Maksud dan tujuan mereka mendatangi Ulus adalah ingin menjadikan ladang pertaniannya sebagai media studi banding bagi para petani dunia.
Nah, sekarang sudah tahu kan bagaimana seorang lulusan SD bisa menjadi panutan serta menerima penghargaan dari organisasi dunia? Maka dari itu, kalian yang sudah mendapat ilmu setinggi langit tidak perlu sombong jika belum melakukan aksi nyata seperti seorang Ulus Primawan. Jangan sampai ilmu yang kalian miliki menguap begitu saja karena tidak diaplikasikan untuk sebuah hal yang berguna.