Tidak bisa dipungkiri bahwa Indonesia memang memiliki kebudayaan dan keindahan yang begitu beragam. Saking banyaknya keindahan ini, rasanya butuh waktu lama bagi kita untuk bisa menjelajahi setiap sudut negeri ini dan mengagumi setiap budaya dan keistimewaannya.
Berbagai keindahan Indonesia ini, sebagian kecil tergambar dalam mata uang kita, lho. Berikut ini beberapa keindahannya yang tergambar di beberapa mata uang kertas Indonesia.
1. Uang lima ribu rupiah tahun 2001 yang menggambarkan seorang pengrajin tenun.
Dalam lembar kertas uang lima ribuan yang masih beredar ini, digambarkan sebuah seni menenun kain songket.
2. Pulau Maitara dan Tidore tergambar di pecahan uang seribu rupiah tahun 2000.
Pulau Maitara dan Tidore dipilih untuk menghiasi lembar uang seribuan. Pulau Maitara adalah pulau kecil diantara Ternate dan Tidore.
3. Lembaran lima ratusan yang sudah tidak beredar lagi ini menggambarkan rumah adat Kalimantan Timur.
Lembaran uang lima ratus rupiah dulu pernah menggambarkan rumah adat Kalimantan Timur. Sebutan untuk rumah adat ini adalah Rumah Lamin.
4. Sisi lain uang lima ratus yang bergambar rumah lamin adalah gambar orangutan.
Jika di satu sisi uang kertas lima ratus menggambarkan rumah lamin, maka di sisi satunya menggambarkan seekor orangutan.
5. Lembaran uang lima ratus dengan gambar bunga bangkai
Lembaran uang lima ratus dulunya pernah berhiaskan gambar bunga bangkai. Bunga bangkai adalah salah satu kekhasan yang ada di Indonesia.
6. Seni lompat batu di Nias pernah menghiasi uang kertas pecahan seribu rupiah tahun 1992.
Atraksi lompat batu di pulau Nias ini adalah kesenian yang fenomenal dan selalu dinanti. Jadi tidak heran jika pada tahun 1992 seni ini kemudian diabadikan pada lembaran uang seribuan.
7. Pecahan seratus rupiah dengan gambar bendungan Sigura-gura
Pecahan uang seratus rupiah ini bergambar bendungan Sigura-gura. Bendungan ini terletak di Tapanuli Utara, Sumatera Utara.
8. Gunung Anak Krakatau di lembar uang kertas seratus rupiah
Gunung Anak Krakatau adalah gunung baru yang muncul sejak tahun 1942 atau 40 tahun setelah meletusnya gunung Krakatau. Gunung ini terletak di kawasan Selat Sunda, antara Sumatera dan Jawa.
9. Salah satu jenis burung dara di mata uang seratus rupiah
Burung cantik ini memiliki nama latin Goura Victoria atau di Indonesia sering disebut dengan burung Mabruk atau burung Dara Mahkota.
10. Uang kertas limapuluh ribu dengan gambar Pura Ulun Danu Bratan.
Pura Ulun Danu Bratan adalah pura air yang terletak di tepi Danau Bratan di gunung dekat Bedugul. Kompleks pura yang cantik ini didirikan pada tahun 1663 untuk menghormati dewi Danu, yang merupakan dewi air, sungai dan danau.
11. Gambar cengkeh di bagian depan uang 20 ribu rupiah tahun 1992
Cengkeh adalah salah satu rempah-rempah asli Indonesia yang banyak dicari hingga mancanegara. Di negara-negara Eropa, cengkeh digunakan sebagai bumbu masakan pedas.
12. Burung cenderawasih di uang pecahan 20 ribu rupiah tahun 1992.
Burung cenderawasih adalah burung khas yang hidup di wilayah Indonesia Timur seperti pulau Papua dan sekitarnya. Masyarakat Papua biasanya memakai bulu cenderawasih untuk pakaian dan adat mereka.
13. Uang kertas 10 ribu tahun 1998 dengan gambar Danau Segara Anak.
Segara Anak adalah sebuah danau kawah yang terletak di Gunung Rinjani, Pulau Lombok. Diberi nama Segara Anak karena birunya danau ini mengingatkan pada warna kebiruan laut.
14. Uang 10 ribuan tahun 2005 dengan gambar Rumah Limas.
Rumah Limas merupakan rumah tradisional Sumatera Selatan. Rumah ini memiliki atap berbentuk limas dan memiliki lantai bertingkat yang disebut Bengkilas.
15. Tahun 1979, uang 10 ribu tampil dengan gambar keindahan Candi Prambanan.
Candi Prambanan atau Candi Loro Jonggrang adalah kompleks Candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9. Candi ini dipersembahkan untuk tida dewa utama umat Hindu yaitu Brahma, Wisnu, dan Siwa.
16. Pada tahun 1992, uang 10 ribuan memiliki gambar Candi Borobudur.
Borobudur adalah candi Budha sekaligus monumen Budha terbesar di dunia. Borodubudur memiliki koleksi relief Budha terbanyak dan terlengkap di dunia.
17. Pecahan uang lima ribuan tahun 1980 memiliki gambar rumah Toraja.
Rumah tradisional masyarakat Toraja disebut dengan Tongkonan. Atapnya melengkung seperti perahu yang terbuat dari susunan bambu.
18. Bagian depan uang lima ribuan tahun 1992 bergambar alat musik Sasando.
Di Rote, Nusa Tenggara Timur, terdapat sebuah alat musik dawai unik yang bernama Sasando. Alat musik yang dimainkan dengan dipetik ini memiliki suara yang hampir mirip dengan alat musik dawai lainnya.
19. Sedangkan bagian belakangnya bergambar Danau Kelimutu.
Di Gunung Kelimutu, Pulau Flores, terdapat danau cantik yang disebut sebagai Danau Kelimutu atau Danau Tiga Warna. Diberi nama Tiga Warna karena danau ini memiliki tiga warna, yaitu putih, biru, dan merah.
20. Uang kertas 2 ribuan beredar pertama kali tahun 2009 dengan gambar Tarian Dayak di bagian belakang.
Uang kertas dua ribuan baru beredar pertama kali pada tahun 2009. Uang kertas ini menampilkan gambar Pangeran Antasari di bagian depan dan tarian Adat Dayak di bagian belakang.
21. Bagian depan uang kertas seribu tahun 1992 bergambar Danau Toba.
Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik yang terletak di provinsi Sumatera Utara. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau kecil yang disebut pulau Samosir.
22. Tahun 1986, uang kertas lima ribuan hadir dengan gambar Menara Kudus.
Menara Kudus terletak di kompleks Masjid Menara Kudus, Jawa Tengah. Kaki dan badan menara dihiasi dengan ukiran tradisi Jawa-Hindu.
Lembaran uang memang bisa menjadi media yang baik untuk mengenalkan keindahan khas Indonesia kepada seluruh masyarakat. Pasalnya, setiap hari uang akan selalu melewati masyarakat sehingga mereka bisa memahami bahwa Indonesia itu memang kaya budaya dan keindahan. Jadi, sayang sekali jika ada uang yang diperlakukan dengan tidak baik seperti dicorat coret atau bahkan rusak dan lusuh. Ada baiknya masyarakat tetap menjaga agar uang tetap licin dan rapi sehingga kita bisa mengenalkan beragam keindahan negara kita kepada orang lain dengan media yang mudah.