tumbuhan seperti manusia
Sejak lama kita selalu menganggap tumbuhan sebagai rantai pertama dari jaring-jaring makanan. Mereka adalah produsen yang akan selalu dimakan oleh organisme herbivora dan omnivora termasuk manusia dan hewan. Namun dalam beberapa tahun belakangan, ilmuwan telah menemukan banyak sekali fakta tentang tumbuhan yang sebelumnya tak terpikirkan.
Tumbuhan dikatakan memiliki otak seperti hewan, meski tak berbentuk organ. Selain itu tumbuhan juga dikatakan bisa melihat sesuatu hal dan memiliki sebuah memori dalam tubuhnya. Nahlo, kok bisa? Yuk, kita bahas bersama-sama!
Mungkin yang dimaksud otak pada tumbuhan bukan otak dalam wujud organ sebenarnya. Otak pada tumbuhan berupa ujung akar dan juga bagian meristem yang mengatur semua kerja sel saat menyangkut bahan makanan, lalu mengolah dan menyebarkan hasilnya ke seluruh bagian batang hingga menjadi bunga dan buah.
Salah satu kemampuan yang dimiliki oleh manusia dan hewan adalah mampu melindungi dirinya sendiri. Jika ada bahaya mereka akan menghindar atau memangkasnya dengan sekuat tenaga. Hal-hal semacam ini ternyata juga dimiliki oleh beberapa tumbuhan di alam liar. Misal mawar yang memiliki duri untuk pertahanan diri.
Salah satu tumbuhan yang mampu hidup di lingkungan yang sangat ekstrem adalah akasia. Tumbuhan ini biasanya hidup di lingkungan liar seperti gurun hingga sabana. Akasia yang sering dimakan oleh jerapah ini biasanya akan langsung mengirim sinyal bahaya kepada tumbuhan akasia di sekitarnya. Saat jerapah mulai makan, sebuah zat tannin akan keluar untuk melindungi dirinya. Setelah beberapa saat, tannin akan menyebar dibawa angin, lalu memberi tahu akasia lain untuk segera memproduksi zat ini.
Barangkali kita selalu beranggapan jika sesuatu yang bisa melihat pasti memiliki mata. Manusia, dan segala jenis hewan yang melihat pasti memiliki mata. Tanpa organ ini melihat adalah sesuatu yang sangat mustahil. Namun tumbuhan yang tak memiliki mata secara nyata juga melihat sebuah cahaya yang datang dan mengenai batangnya.
Seorang ilmuwan bernama Monica Gaglio melakukan percobaan dengan tumbuhan putri malu. Ia memegang tumbuhan itu beberapa kali hingga mengerut. Hal ini diulang beberapa kali hingga membuat tanaman putri malu ini berhenti menguncup meski beberapa kali disentuh oleh Monica.
Kita mungkin menganggap jika tumbuhan tak bisa berkomunikasi karena tak bisa bergerak atau bahkan bicara. Namun nyatanya tumbuhan mampu melakukan komunikasi dengan baik kepada sesamanya. Mereka kadang mengeluarkan semacam feromon untuk memberitahu akan adanya bahaya. Selain itu, mereka juga kadang mengeluarkan enzim tertentu yang merupakan wujud dari sebuah tangisan.
Disadari atau pun tidak, tumbuhan sebenarnya memiliki sebuah perasaan sama halnya dengan manusia dan hewan. Beberapa tumbuhan bisa mengalami stres jika mengalami perlakukan yang tidak baik. Misal, tumbuhan dicabut dan akan ditempatkan ke lokasi yang baru. Mereka akan mengalami stres dan tidak mau berbunga hingga berbuah.
Itulah tujuh fakta yang menunjukkan jika tumbuhan ternyata mirip juga seperti manusia dan hewan. Mereka bisa melindungi diri hingga punya sebuah perasaan. Keren banget kan?
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…