Siapa yang tidak mengetahui organisasi islam sekelas Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi yang lahir pada tahun 1926 ini semakin lama semakin banyak saja pengikutnya. Meskupun tergolong organisasi yang ‘sepuh’ namun NU masih memiliki pengaruh yang besar bagi Indonesia. Pengaruh NU tersebut tentunya bukan hanya ada saat kepemimpinan K.H. Hasyim Asy’ari saja, karena hampir semua petinggi NU memiliki peran besar pada masanya.
Bila kita menyebut nama Abdurrahman Wahid, tentu saja sudah tidak dapat dielakkan lagi pengaruh besarnya. Namun tahukah kamu siapa saja nama lain dari NU yang berjasa bagi Indonesia? Mungkin hanya sedikit yang bisa menjawab pertanyaan ini ya karena sepertinya memang hanya dua nama tadi yang sering disebut. Nah di bawah ini ada lima tokoh NU yang menorehkan jasa untuk Indonesia yang dilansir dari berbagai sumber.
KH Idham Chalid
Dr. KH. Idham Chalid merupakan sosok yang memulai karirnya di NU sejak tahun 1952 dengan aktif di Gerakan Pemuda Ansor (organisasi kepemudaan di bawah NU). Tokoh kelahiran Kalimantan Selatan ini memiliki karir politik yang sangat cemerlang, antara lain beliau pernah menjabat sebagai Menteri Kesejahteraan Rakyat dan Menteri Sosial di era Soeharto.Beliau juga pernah menjadi ketua DPR, MPR, DPA, serta wakil perdana menteri II pada Kabinet Ali Sastroamidjojo.
KH Moh Tolhah Mansoer
Para sarjana hukum pasti tidak asing dengan nama ulama yang satu ini. KH Moh Tolhah Mansoer merupakanan tokoh NU yang juga disebut sebagai ahli hukum tata negara di Indonesia. Kyai Tolhah merupakan sosok yang berani menyuarakan adanya hal yang tidak beres dalam sistem tata negara Indonesia pasca dikumandangkannya proklamasi.
Asa Bafaqih
Bila Kyai Tolhah dikenal sebagai ahli hukum tata negara Indonesia, Asa Bafaqih ini dikenal sebagai wartawan sekaligus diplomat yang jadi andalan Indonesia. Pria yang juga dikenal dengan nama panggilan Wan Asa ini merupakan salah satu jurnalis untuk media Nahdatul Ulama yang pernah menjadi pimpinan redaksi Antara.
KH R. As’ad Syamsul Arifin
Kyai As’ad Syamsul Arifin ini pernah menjadi Dewan Penasihat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama hingga akhir hayat. Kyai As’ad juga memiliki darah bangsawan yang diwariskan dari kedua orang tuanya yang masih keturunan dari Sunan Ampel dan Sunan Kudus. Beliau baru saja diberi gelar sebagai pahlawan nasional Indonesia tahun lalu oleh Presiden Jokowi.
KH Saleh Lateng
Banyuwangi juga memiliki sosok kyai yang berjasa bagi pembangunan Indonesia saat jaman pertama kemerdekaan. KH Saleh Lateng dikenal karena keberaniannya memimpin pasukan laskar rakyat saat penyerbuan terbuka ke di Surabaya. Nama KH Saleh Lateng juga tidak bisa dipisahkan dari proses pembangunan kementrian agama di Indonesia.
KH Idham Chalid, KH Tolhah Mansoer, Asa Bafaqih, KH R. As’ad Syamsul Arifin, dan KH Saleh Lateng adalah beberapa tokoh Nahdlatul Ulama yang sudah memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia namun kurang begitu dikenal oleh masyarakat Indonesia secara luas. Bagaimana dengan kalian? Apakah termasuk orang yang peduli dengan sejarah atau malah sebaliknya?