Apakah kamu pernah mendengar pernyataan bahwa tidak boleh mencampur makanan darat dan laut dan dimakan secara bersamaan? Larangan ini ternyata bisa membuat orang yang mengkonsumsi mendapatkan penyakit tertentu.

Makanan darat yang dimaksud adalah jenis daging (ayam, kambing, sapi, bebek, dll). Sedangkan makanan laut adalah jenis seafood (cumi, udang, ikan, kerang, dan lainnya). Sekilas mungkin memang setiap makanan di atas memberikan manfaat yang luar biasa untuk tubuh. Namun, secara medis dan juga anjuran Rosulullah (bukan hadits), mencampur keduanya dapat menimbulkan mudharat.

Terkait akan hal ini, sebelum kita melihat secara anjuran Nabi Muhammad, kita simak dulu pernyataan para ahli ya. Melansir suara.com, ahli gizi sekaligus penulis Food Sanity: How to Eat in a World of Fads and Fiction, David Friedman pun membenarkan bahwa kita tidak bisa mengonsumsi 2-3 jenis daging tersebut secara bersamaan dalam satu piring atau satu waktu.

Makanan darat [sumber gambar]
Mengapa? Karena setiap daging punya kandungan yang berbeda serta waktu cerna yang berbeda pula. daging ayam membutuhkan satu setengah hingga dua jam untuk dicerna, sedangkan ikan laut hanya membutuhkan 30 menit saja. Berbeda lagi dengan daging sapi, kambing, dan lainnya, yang membutuhkan waktu cerna hingga lima jam.

Selain itu, proses pencernaan daging merah (sapi, kambing, kerbau, dkk) membutuhkan lebih banyak skresi asam oleh sel parietal lambung dan sekresi enzim yang lebih aktif oleh pankreas agar pencernaan lebih optimal. “Ketika tubuh memproduksi asam berlebih untuk mencerna daging merah saat mengonsumsinya bersama dengan daging unggas atau ikan. Kondisi itu dapat menyebabkan masalah pencernaan seperti refluks asam, mulas, sakit perut dan kembung,” jelas David Friedman.

Seafood atau makanan laut [sumber gambar]
Tentu akan berbeda lagi kasusnya kalau daging di atas dimakan dalam waktu yang berkala. Tentu ia tidak akan mendatangkan penyakit seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Sekarang, mari kita lihat dari anjuran Rosulullah. Mengenai hal ini sebenarnya tidak ada dalil Al-quran ataupun hadits yang mengatakan tidak bolehnya mencampur dua jenis makanan darat dan laut. Namun, kalau kita melihat lebih jauh tata cara makan Nabi Muhammad SAW, kita juga tidak akan menemukan makanan yang dicampur oleh beliau.

Nah, Nabi Muhammad menganjurkan bahwa ada beberapa jenis makanan yang tidak boleh dimakan secara bersamaan, karena bisa menyebabkan berbagai macam penyakit, serta bisa membuat keracunan makanan. Ada beberapa yang dilarang, di antaranya adalah makan susu bersama daging, makan daging dan ikan, ikan dan susu, ayam dan susu, ikan dan telur, ikan dan daun salad, serta susu dan cuka.

Makanan darat dan laut [sumber gambar]
Ternyata, selain karena ada ahli yang berpendapat bahwa beberapa makanan di atas tidak boleh dicampur, gaya makan seperti ini juga dipengaruhi oleh budaya yang sudah turun temurun ada di dalam masyarakat kita. Melansir hellosehat.com, pada beberapa kelompok agama atau masyarakat, larangan untuk makan makanan darat bersama makanan laut sudah terbentuk menjadi aturan turun-temurun.

BACA JUGA: Dari Semangka Hingga Kentang, 4 Makanan Ini Dilarang Disimpan di Dalam Kulkas

Jadi, permasalahan ini ada karena memang merupakan budaya yang sudah berlangsung turun temurun. Ada juga karena memang pendapat para ahli, terkait dengan kandungan yang ada di dalam masing-masing makanan.