Di bulan puasa ini kita memang benar-benar diuji. Mulai dari menahan amarah, lapar, haus dan lain sebagainya. Termasuk menahan untuk memposting sesuatu di media sosial. Kita jadi harus lebih memilih lagi apa yang pantas diunggah atau tidak ketika sedang melakukan puasa.
Agak susah memang untuk memilah hal yang akan kita posting di media sosial. Sebab, bisa-bisa kita pahala puasa kita berkurang hanya gara-gara unggahan tersebut. Nah, supaya terhindar dari pengurangan pahala puasa, kita harus tahu dulu nih hal apa yang tidak boleh diposting pada saat bulan ramadan seperti ini.
Kemudian, postingan selanjutnya yang seharusnya dijauhi sewaktu bulan ramadan adalah update status mengeluh puasa. Misalnya saja nih, ada yang menuliskan kalau mereka merasakan lapar dan haus pada saat berpuasa. Kalau sudah seperti itu, sama saja dengan tidak terima kalau dirinya sedang berpuasa. Wah, itu mah gawat karena secara tidak langsung dirinya tidak terima dengan peraturan dari Allah. Sehingga jangan pernah deh mengeluh sambil update status. Selain bisa membuat orang mengucapkan kata kasar, juga Allah akan marah besar kepada kalian. Enggak mau kan Allah tiba-tiba mengutuk kalian menjadi batu saat itu juga?
Media sosial memang tidak pernah melarang kita untuk memposting apapun itu. Akan tetapi, kalau kita perhatikan lebih jeli, media sosial merupakan ladang untuk memupuk dosa. Ia adalah sumber dari iri, dengki, kemarahan dan lain sebagainya. Sehingga kita harus bisa menggunakan media sosial dengan bijak supaya pahala puasa tidak berkurang.