Sebuah terowongan yang berada di Banyumas mengalirkan air yang melimpah ke beberapa desa di sekitarnya. Ternyata, terowongan ini tidak terbentuk secara alami. Namun ada orang-orang yang sangat berjasa di balik berdirinya terowongan ini.
Tanpa alat bantu yang memadai, orang-orang mampu membuat terowongan hingga lebih dari 500 meter. Berkat adanya terowongan ini, desa-desa tak lagi kekeringan. Lalu, bagaimana sih kisah orang-orang yang membangun terowongan yang amat bermanfaat bagi kehidupan di desa sekitar ini? Simak ulasan berikut.
Terowongan ini bernama Terowongan Air Tirtapala, namun banyak orang menyebutnya sebagai Terowongan Sanbasri. Terowongan ini berada di Desa Kalisalak, Kecamatan Kedungbanteng, Banyumas, Jawa Tengah. Berawal dari seorang warga yang melihat desa yang begitu kekeringan, ia pun mencari solusi agar air dapat mengalir ke desa.
Pada tahun 1949, penggagasan dilakukan oleh Sanbasri dan ketujuh orang yang bakal membantunya. Kedelapan orang ini tidak berasal hanya dari satu desa saja, melainkan dari 3 desa dan dibantu oleh belasan warga lain untuk pengerjaan terowongan.
Siang dan malam, Sanbasri bersama warga lain mengerjakan penggalian terowongan selama 24 jam. Mereka pun rela menginap di hutan sekitar terowongan, karena saat itu di sana masih hutan belantara yang membuat jarak terasa lebih jauh dari rumah mereka.
Pada tahun 1956, akhirnya terowongan pun jadi sepanjang 550 meter, setinggi 2 meter, dengan lebar 80 sentimeter. Terowongan Sanbasri ini dapat mengalirkan air dari Sungai Logawa ke 6 desa, termasuk Desa Kalisalak. Ada keunikan dari terowongan ini, yaitu alurnya yang mengikuti kontur gunung. Selain itu, terdapat jendela untuk ventilasi setinggi 10 meter hingga 20 meter.
BACA JUGA: Ingin Lepas dari Kemiskinan Penduduk Desa Terpencil Ini Pahat Gunung Selama 15 Tahun
Siapa sangka, desa-desa yang dulunya kekeringan bisa merasakan air yang melimpah hingga bertahun-tahun kemudian? Dan hal ini bisa terjadi karena seseorang yang begitu peduli melihat keadaan ini.
Belakangan ini, dunia perfilman Indonesia dihebohkan oleh pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Produksi…
Lagu ‘Garam dan Madu’ yang dibawakan oleh Tenxi, Jemsii, dan Naykilla menjadi fenomena musik yang…
“Ubur-ubur ikan lele. Kasus korupsi Pertamina nyembur, se-Indonesia heboh, le!” Heran melihat tiba-tiba banyak SPBU…
Kurma jadi salah satu makanan yang identik dengan bulan Ramadan. Setiap bulan suci ini datang,…
Komedian Nunung kembali menjadi sorotan setelah mengungkap perjuangannya melawan penyakit yang mengharuskannya menjalani pengobatan tanpa…
Band punk asal Purbalingga, Sukatani, menjadi sorotan setelah mengumumkan penarikan lagu mereka yang berjudul "Bayar…