Siapa sih yang tidak kenal dengan Ken? Yah, boneka lelaki yang menjadi kekasih Barbie, boneka kesayangan anak perempuan. Ken memiliki wajah tampan dengan hidung mancung, rahang yang tirus dan berbadan tinggi serta dada six pack. Bukan hanya Barbie saja yang digemari, banyak orang yang juga menyukai Ken hingga terobsesi menjadi seorang Ken di dunia nyata.
Seperti beberapa orang dibawah ini yang terobsesi memiripkan wajah dengan Ken. Mereka melakukan berbagai operasi hingga ketagihan untuk mendapatkan wajah sempurna. Siapa saja mereka, berikut ini rangkumannya.
1. Celso Santebanes
Pemuda Brazil yang berusia 20 tahun ini terobsesi memiliki wajah mirip Ken. Ia mulai merubah dirinya setelah memenangkan kontes modeling ketika berusia 16 tahun. Namun, Celso mulai tenar setelah menjalani serangkaian operasi di daerah dagu, rahang, hidung dan dadanya.
2. Mauricio Galdi
Pria yang sebangsa dengan Celso Santebanes ini juga terobsesi menjadi Ken dikehidupan nyata. Galdi mengaku bahwa hanya dirinya yang paling mirip dengan boneka Ken. Galdi juga pernah bersitegang dengan Celso. Menurut Galdi, Celso menjadi satu-satu penghalang langkahnya menjadi Ken di kehidupan nyata. Untungnya ketegangan tersebut segera mencair.
3. Justin Jedlica
Justin telah melakukan operasi sebanyak 150 kali ketika berusia 18 tahun untuk menjadi Manusia Ken. Labih dari 2,8 miliyar telah Justin keluarkan untuk mendapatkan bentuk tubuh dan wajah Ken. Beberapa waktu yang lalu, ia juga menjalankan operasi plastik di bagian punggungnya . Justin menanamkan sebuah implant panggung agar terlihat memiliki sayap.
4. Rodrigo Alves
Pramugara asal brazil ini juga merupakan lelaki yang terobsesi untuk menjadi seorang Ken. Ia menghabiskan sekitar 3,3 miliyar untuk melakukan prosedur operasi wajah dan tubuhnya. Alves telah menjalani 30 kali operasi plastik yang terdiri dari bagian hidung, sedot lemak, suntik botox dan juga pemasangan six pack implants pada bagian perut.
Bukan Celso saja yang kehilangan nyawa akibat obsesinya menjadi Ken. Justin Jedlica dan Rodrigo Alves juga dikabarkan bakal kehilangan nyawanya jika menambah jumlah operasi. Namanya obsesi, seseorang bakalan menghalalkan segala cara bahkan nyawa. Beberapa dari mereka masih belum mengerti bagaimana cara merawat dirinya. Ya, semoga saja obsesi mereka bukan menjadi bencana bagi tubuh mereka sendiri dan orang disekitarnya.