Tidak bisa dipungkiri, baik dari segi budaya maupun bahasa Indonesia dan Malaysia memang punya banyak kemiripan. Mungkin karena memang sejarah membuktikan kita satu rumpun, jadi wajar kalau hal seperti itu bisa terjadi. Apalagi kalau dilihat dari segi wilayah, Indonesia dan Malaysia sudah ibarat tetangga yang selalu berdekatan.
Tetapi siapa sangka hal itu kadang jadi sebuah masalah tersendiri. Ya, pasalnya kadang tanpa sengaja orang masing-masing daerah melanggar batas yang ditetapkan. Seperti beberapa kisah pihak berwajib Indonesia ini yang harus ditahan oleh Polisi Malaysia. Lalu bagaimana cerita lengkapnya? Simak ulasan berikut ini.
Dua tentara Indonesia ditangkap di perbatasan atas beberapa dugaan
Beberapa waktu yang lalu media Indonesia sempat heboh dengan penangkapan dua oknum TNI di daerah perbatasan Indonesia dengan Malaysia. Bagaimana tidak, pasalnya dalam aksi penangkapan ini, para prajurit Indonesia sempat dihubungkan dengan aksi curanmor. Ya tepatnya sempat muncul dugaan kalau dua oknum tersebut melakukan pencurian kendaraan di area Malaysia.
Mengejar pembunuh, empat belas prajurit ditangkap Malaysia
Ternyata kejadian serupa juga sempat terjadi pada tahun 2015, namun bedanya ada kurang lebih 14 orang yang ditangkap. Empat orang berasal dari satuan TNI, sedangkan sepuluh orang lainnya adalah anggota polisi. Ternyata ditangkapnya ke empat belas orang tersebut diketahui melanggar daerah perbatasan tanpa izin yang jelas sehingga harus dilakukan penangkapan.
Diduga melakukan tindak kriminal, polisi Indonesia diamakan Malaysia
Masih di areal perbatasan dua negara, 2016 salah satu polisi Indonesia harus diamankan dalam waktu yang lama di Malaysia. Bukan lagi masalah pelanggaran perbatasan, namun masalah tindak kriminal yang diduga oknum Polisi ini lakukan. Tepatnya, Brigadir Riki harus diamankan oleh pihak negeri Jiran lantaran ditunjuk jadi tersangka pemerasan para nelayan di perbatasan.
Bukan lagi ditangkap, namun aksi jotos antara dua oknum berwajib perbatasan
Tak kalah heboh, dua oknum pihak berwajib Malaysia dan Indonesia sempat mengalami konfrontasi di daerah perbatasan. Ya, hal ini terjadi lantaran salah satu anggota tentara Malaysia yang tanpa diketahui alasan yang jelas sengaja menerobos perbatasan untuk pergi ke sebuah kafe. Saat mengetahui hal itu akhirnya warga sepat mengadukannya pada pihak polisi yang sedang berpatroli.
Jika kita lihat, kebanyakan dari aksi penangkapan yang terjadi di perbatasan ini adalah akibat salah komunikasi antara kedua pihak. Beruntung semua masalah dapat diselesaikan dengan baik dan tanpa pertikaian. Ya, mengingat kita sama-sama satu rumpun tentunya harus saling menjaga kedamaian.