in

Perbandingan Tarif Pertama Manggung 4 Pedangdut, Ada yang Pernah Dibayar Rp3500 Saja!

Revolusi penyanyi dangdut Indonesia terjadi pada tahun 2017 hingga sekarang. Munculnya Via Vallen serta program televisi Dangdut Academy yang disiarkan secara langsung berjam-jam menjadi salah satu faktornya. Nama Inul Daratista, Iis Dahlia, hingga beberapa penyanyi baru pun muncul.

Tarif yang dikomersilkan mereka pun enggak main-main sekarang. Tak kalah dari tarif Syahrini sekali manggung, Rp150 hingga 300 jutaan. Meskipun begitu, tak banyak yang tahu jika 4 penyanyi dangdut ini harus melalui perjalanan panjang dahulu, dibayar dengan nominal kecil hingga akhirnya diterima masyarakat dan industri hiburan tanah air.

Via Vallen, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit

Menjadi penyanyi dangdut paling laris di tahun ini bukan berarti Via Vallen mendapatkannya secara instan. Wanita kelahiran Sidoarjo ini juga tidak berdomisili di Jawa Barat atau Jakarta yang lebih memudahkannya masuk ke panggung hiburan. Ia berangkat dari panggung kecil hingga akhirnya banyak konser off-air di berbagai kota.

Tarif Via Vallen pertama manggung [sumber gambar]
Ia memulai panggung pertamanya dengan hanya dibayar Rp35 ribu. Pernah juga ia ditolak pihak penyelenggara ketika akan naik panggung, padahal niatnya hanya menyanyi, tidak dibayar juga enggak apa-apa. Pada tahun 2017 lalu, ketika namanya mulai melejit, banyak yang terkejut melihat tarif Via Vallen mencapai Rp60 juta. Kabarnya, kini tarifnya sudah mencapai Rp150 juta.

Inul Daratista, Rp3500 hingga Rp350 juta

Nama Inul Daratista juga tak bisa dilupakan di jagat dangdut Indonesia. Sebelum Via Vallen ngehits seperti sekarang, dirinyalah yang menggebrak citra dangdut hingga dikenal sampai ke banyak benua. Meskipun, sempat mendapat perlawanan dari Rhoma Irama karena membuat musik dangdut identik dengan goyang ngebornya.

Tarif Inul Daratista pertama manggung [sumber gambar]
Sebelum menjadi seperti sekarang, Inul Daratista harus ikhlas dibayar Rp3500 saja sekali manggung. Memang hal tersebut terjadi ketika dirinya masih kecil, dikutip dari hot.detik.com. Namun, sebelum hijrah ke ibukota, Inul pun pernah menyanyi keliling dengan hanya diberi upah Rp23 ribu. Sekarang? Mending jangan tanya jika belum punya bujet untuk ngundang, deh.

Siti Badriah, pernah dibayar Rp20 ribu karena tak tahu apa-apa

Selain lagu Sayang dari Via Vallen, Lagi Syantik milik Siti Badriah juga fenomenal, loh. Bahkan, lagu yang sering terdengar di mana-mana tersebut masuk ke dalam data YouTube sebagai video dengan views terbanyak di tahun 2018, berjejer dengan lagu Ddu Du Ddu Du milik Blackpink.

Tarif Siti Badriah pertama manggung [sumber gambar]
Hal tersebut tentu tidak dicapai oleh pemilik nama akrab Sibad ini dengan tanpa proses. “Honor pertama yang aku terima itu Rp20 ribu. Itu 20 ribu waktu aku masih kecil banget. Terus pas aku udah ngerti, honor itu jadi Rp50 ribu,” ungkapnya pada hot.detik.com. Kini, tak kalah dari Via Vallen, penghasilan Siti Badriah sudah mencapai Rp60 juta.

Nella Kharisma, harus rela honornya dibagi

Konsisten di jalur off-air, Nella Kharisma merupakan salah satu penyanyi dangdut yang tarifnya sudah hampir setara dengan mereka yang tampil di televisi. Padahal, Nella Kharisma menolak untuk manggung di televisi, loh. Wanita asal Kediri ini juga ikut orkes dangdut dari panggung ke panggung. Sehingga, ia harus rela jika honor yang diterimanya harus dibagi oleh beberapa pemain

Tarif Nella Kharisma pertama manggung [sumber gambar]
yang ikut andil dalam pertunjukannya. Dilansir dari grid.id, Nella Kharisma sempat curhat, dulunya belum memiliki mobil, ia tak segan kehujanan naik motor dari satu panggung ke lainnya. Kini, keadaan telah berubah, sekali manggung dengan 6 buah lagu saja Nella Kharisma sudah berani pasang Rp150 juta.

BACA JUGA: Inilah 8 Penyanyi Indonesia Terkaya yang Penghasilannya Luber-luber di Tahun 2017

Memang bukan hanya 4 penyanyi dangdut di atas yang pernah dibayar dengan honor minim. Meskipun kini nominal yang diterimanya sekali manggung bisa sampai ratusan juta, mereka enggan membongkar tarif pertama manggungnya dulu. Tak masalah, yang penting, musik khas negeri sendiri masih dihargai dengan pantas dibandingkan dengan grup K-Pop maupun band-band luar negeri yang manggung di Indonesia.

Written by Harsadakara

English Literature Graduate. A part time writer and full time cancerian dreamer who love to read. Joining Boombastis.com in August 2017. I cook words of socio-culture, people, and entertainment world for making a delicious writing, not only serving but worth reading. Mind to share your thoughts with a cup of asian dolce latte?

Leave a Reply

4 Hewan yang Bisa Jadi ‘Dukun’ untuk Sembuhkan Penyakit Manusia

Lembah Enarotali Papua, Rute Penerbangan yang Menyimpan Misteri Karena Selalu Telan Korban