in

Kenali Tanda-tanda kalau Kamu Sudah Waktunya Keluar dari Tempatmu Bekerja

Jika selama ini kita hanya mengenal Hari Buruh (may day) yang diperingati setiap tanggal 1 Mei, pada tanggal 20 Februari dikenal sebagai hari pekerja nasional yang dulu ditetapkan oleh Presiden Soeharto. Dalam dunia kerja, peringatan semacam ini bisa menjadi penanda bahwa keberadaan mereka sebagai karyawan juga patut diapresiasi.

Sayangnya, terkadang hal tersebut kurang mendapat perhatian dari perusahaan yang mempekerjakan mereka, meski tak semuanya melakukan. Pun dari sisi pekerja, tentu ada perasaan yang campur aduk di dalam batin. Jika sudah begini, ada baiknya jika kamu mulai ancang-ancang untuk segera resign. Tanda-tandanya? Simak ulasan berikut ini.

Beban pekerjaan yang bisa membuat diri kita sakit-sakitan adalah salah satunya

Ilustrasi sakit punggung [sumber gambar]
Kesehatan adalah hal utama yang menunjang produktivitas seseorang saat bekerja. Begitu vitalnya hal ini, jangan sampai beban kerja yang ada malah membuat dirimu sering sakit-sakitan. Ada baiknya jika mengalami masalah ini, dikonsultasikan secara langsung sesuai prosedur yang berlaku. Tapi jika tidak mendapat jawaban memuaskan, mengundurkan diri bisa dipilih sebagai opsi terakhir.

Upah yang tidak sesuai dengan beban pekerjaan yang diberikan

Ilustrasi upah [sumber gambar]

Masalah soal upah atau gaji memang kerap menjadi pemicu adanya kontroversi di tempat bekerja. Hal ini biasanya timbul dari sisi pekerja yang merasa kurang puas karena hasil kerjanya hanya dinilai sedikit dari yang diharapkan. Pada fase inilah mulai timbul konflik antara pekerja dan perusahaan. Daripada berlarut-larut karena kedua belah pihak punya argumen masing-masing, mengundurkan diri adalah solusi yang terbaik.

Mulai merasa bosan karena tidak ada sesuatu yang baru untuk dipelajari

Ilustrasi merasa bosan [sumber gambar]
Rasa bosan karena dipicu oleh rutinitas yang itu-itu saja, juga bisa menjadi salah satu pertimbangan untuk mengundurkan diri. Biasanya, hal ini dibarengi dengan ketiadaan hal baru yang bisa dipelajari untuk memperkaya skill dan kompetensi kita. Alhasil, tak ada lagi passion atau gairah bekerja seperti saat awal-awal menjadi karyawan baru dulu. Jika sudah begini, mencari tantangan baru di tempat lain juga bisa menjadi pilihan.

Merasakan hal yang negatif selama berada di lingkungan kerja

Ilustrasi lingkungan kerja negatif [sumber gambar]
Merasakan banyak hal negatif saat tiba di kantor pada Senin pagi, sejatinya mengindikasikan bahwa dirimu sudah tidak sejalan dengan lingkungan tempat bekerja. Terlebih jika amarah negatif tersebut ikut terbawa dalam pekerjaan dan rutinitas, tentu hal ini akan sangat berbahaya. Tidak hanya merusak hubungan dengan rekan maupun atasan, tapi juga menghancurkan pekerjaan yang ada. Mengundurkan diri, adalah pilihan terbaiknya.

BACA JUGA: Orang-Orang Ini Mengundurkan Diri dari Pekerjaan dengan Cara Super Unik

Jika kalian merasakan salah satu hal di atas, ada baiknya jika mulai mempertimbangkan untuk mencari peluang karir di lain tempat. Tak usah terburu-buru, selesaikan dulu pekerjaan yang masih menjadi tanggung jawab. Setelahnya jika merasa siap, baru rencana pengunduran diri tersebut dibicarakan secara baik-baik.

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Hati-hati! Ini Daftar Resto Online Abal-abal di Jogja yang Rawan Bikin Ketipu Pembeli

Fakta Nenek Pemulung yang Ditampar oleh Emak-emak dan Dituduh Menculik Anak