Tips

Nggak Usah Khawatir Stok Bahan Makanan Kalau Belum Punya Kulkas, Ini Tipsnya!

Stok bahan makanan numpuk di rumah? Kamu tentu harus simpan dengan tepat supaya bahan makanan nggak gampang busuk. Tapi gimana kalau nggak punya kulkas? Tenang aja, kamu bisa menyimpan bahan makanan tanpa kulkas. Pakai cara yang berbeda buat setiap jenis makanan, misalnya membungkus buah dan sayur pakai kertas alumunium foil.

Bahkan kamu bisa menyimpan daging tanpa kulkas, loh. Salah satu caranya dengan mengasap atau merebus daging. Makanan lain juga bisa bertahan beberapa hari tanpa kulkas. Kok bisa? Yuk, simak tips menyimpan stok bahan makanan tanpa kulkas.

Taruh bumbu daun dalam cangkir berisi air

Ilustrasi daun peterseli segar [sumber gambar]
Kamu dapat memotong batang alias memetik bumbu daun yang lunak seperti daun ketumbar, peterseli, dan daun kemangi. Pastikan daunnya udah kering, baru taruh ke dalam cangkir kecil berisi air. Setelah itu, simpan di tempat yang sejuk. Dengan cara itu, daun jadi tetap segar selama beberapa hari. Bikin masakan kamu lebih enak.

Simpan kentang di dalam kantong kertas

Ilustrasi kentang utuh di atas meja [sumber gambar]
Kentang emang nggak perlu kamu simpan dalam kulkas, karena malah bikin pati kentang jadi gula. Bikin rasa kentang manis yang nggak enak. Kamu cukup memasukkan kentang ke dalam kantong kertas, terus simpan di tempat gelap dan sejuk seperti lemari dapur atau pantry. Tapi, jangan cuci dan kupas kentang kalau mau disimpan.

Taruh bawang jauh dari kentang

Ilustrasi bawang bombai [sumber gambar]
Sama dengan kentang, bawang utuh juga nggak perlu kamu simpan dalam kulkas. Taruh aja bawang dalam wadah kering yang terbuka misalnya besek atau stoples. Simpan di pantry dapur. Jangan lupa, pisahkan kentang dan bawang. Soalnya, kalau didekatkan bikin bawang cepat busuk.

Jangan satukan buah busuk dengan yang masih segar

Ilustrasi pisang matang [sumber gambar]
Tentu aja, jangan simpan buah busuk dan buah segar dalam satu wadah. Bisa-bisa, buah yang masih segar malah ikutan jadi busuk. Hal ini berlaku juga buat buah yang kematangan tapi masih layak dimakan seperti pisang dan alpukat. Pisahkan pisang kematangan, biasanya kelihatan dari bintik hitam di kulitnya, dengan pisang yang masih segar.

Jangan campur semua buah dan sayur

Ilustrasi alpukat [sumber gambar]
Ada buah dan sayur yang nggak boleh disimpan berdekatan apalagi satu wadah, bukan cuma bawang dan kentang. Beberapa buah dan sayur memproduksi gas yang tinggi seperti apel, pisang, dan alpukat. Nah, pisah lokasi penyimpanan buah tersebut. Soalnya, bisa bikin buah atau sayur lain cepet busuk. Sayur dan buah yang memproduksi gas lebih rendah kayak brokoli, wortel, dan kentang bisa disimpan berdekatan tapi jauhkan dari bahan makanan lain.

Pisahkan tomat hijau dengan tomat merah

Ilustrasi tomat hijau dan tomat merah [sumber gambar]
Walaupun sama-sama tomat, tapi kamu sebaiknya memisah penyimpanan tomat hijau dengan tomat merah. Tomat hijau cukup dimasukkan ke kantong kertas, batangnya menghadap ke bawah. Kalau tomat merah alias yang udah matang, simpan aja di tempat suhu ruang. Pisahkan dari tomat hijau dan jauhkan dari sinar matahari. Tomat nggak perlu disimpan di kulkas karena rasa dan nutrisinya bisa hilang.

Taruh telur di tempat sejuk dan kering

Ilustrasi telur di dalam keranjang [sumber gambar]
Orang sering membeli telur dalam jumlah banyak, sekalian untuk stok beberapa hari bahkan minggu. Telur emang tahan lama walaupun tanpa kulkas. Tapi waktu beli telur, pastikan kualitasnya bagus. Setelah sampai rumah, jangan langsung mencuci telur. Kalau beli telur segar yang masih ada sisa tanah menempel di kulit, taruh di wadah terbuka. Pisahkan dengan telur yang kulitnya bersih dan jangan campur dengan makanan lain. Simpan di tempat sejuk dan kering.

Merebus atau mengasap daging

Ilustrasi daging mentah [sumber gambar]
Banyak cara buat menyimpan daging tanpa kulkas termasuk merebus dan mengasapnya. Metode pengasapan kurang populer di Indonesia. Biasanya, orang Indonesia merebus daging 2-3 kali sehari supaya lebih awet. Teknik ini emang bikin daging lebih awet walau nggak lama, sekitar 2-3 hari. Membuat daging asap cukup ribet karena alatnya khusus, misalnya dehidrator atau oven. Daging asap bakal lebih awet selama beberapa hari. Rasa dan aroma daging asap lebih nikmat.

BACA JUGA: Dari Semangka Hingga Kentang, 4 Makanan Ini Dilarang Disimpan di Dalam Kulkas

Kamu sekarang nggak perlu khawatir buat menyimpan stok bahan makanan tanpa kulkas. Langkah pertama sebelum menyimpan, pastikan kamu membeli bahan makanan berkualitas baik dan belum mendekati tanggal kedaluwarsa.

Share
Published by
Hayu

Recent Posts

Statemen Arra Bocah Viral Dianggap Menyinggung Pekerja Pabrik, Ortu Dikritik Netizen dan Psikolog

Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…

1 week ago

Profil Fedi Nuril, Sang Aktor yang Gencar Kritik Pemerintah dan Pejabat Publik

Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…

2 weeks ago

Kontroversi RUU TNI yang Mendapat Penolakan Masyarakat

Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…

2 weeks ago

Indonesia Airlines, Maskapai Indo tapi Memilih Berpusat di Singapura

Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…

2 weeks ago

Kasus Pencabulan oleh Kapolres Ngada, Akhirnya Pelaku Dimutasi

Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…

3 weeks ago

Terkuaknya Skandal Aktor Termahal Korea Selatan, Netizen: Hindari Pria Korea

Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…

3 weeks ago