in

Bedah Stadion Papua Bangkit, Gelanggang Megah di Timur Indonesia yang Siap Saingi SUGBK

Dari sekian stadion yang ada di Indonesia, tentu kini untuk sementara Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi termegah. Dilengkapi ribuan tempat duduk dan di tunjangan fasilitas jempolan, membuatnya tidak hanya megah tapi juga hebat. Masih terkait gelanggang bermain sepak bola, diam-diam di wilayah Timur Indonesia kini juga mulai muncul stadion berkelas dunia.

Bahkan bila nanti sudah jadi, stadion bernama Papua Bangkit itu bisa menjadi pesaing utama dari SUGBK. Hal ini tentu bukan tanpa alasan, pasalnya, tempat berolahraga di proyeksikan untuk PON 2020 itu, juga punya fasilitas pendukung kelas satu. Tidak hanya itu, juga dibangun dengan megah dan mampu menampung ribuan orang. Lalu seperti apakah stadion di tanah Papua tersebut? Yuk mari bersama kita bedah lewat ulasan berikut ini.

Stadion yang mempunyai teknologi lebih canggih SUGBK

Ilustrasi Lampu stadion GBK [Sumber Gambar]
Membaca sub judul tersebut, mungkin kalian akan bertanya-tanya, apakah betul demikian. Kalau mengacu pernyataan dari Dolly Abu Zain, Site Engineering Manager PT PP Tbk, saat ditanya awak media pada Sabtu (08/12/18) hal itu benar adanya. Menerut penuturannya yang dikutip laman Indosport, Stadion Papua Bangkit mempunyai lampu LED lebih bagus dari SUGBK. Dimana nantinya saat menyorot pemain tidak akan lagi terlihat bayangan mereka. Selain itu, juga mempunyai timing system (papan skor) yang punya kelas Olimpiade. Berbeda dengan SUGBK yang masih berada di level Asian Games.

Mempunyai kualitas rumput yang sesuai standar FIFA

Penampakan rumput Stadion Papua Bangkit [Sumber Gambar]

Selain pada teknologi, gelanggang megah untuk PON ke XX ini juga mempunyai kualitas rumput jempolan. Papua Bangkit, dilengkapi jenis rumput Zoysia Matrella, yang mana sudah merupakan standar FIFA bagi kebanyakan stadion internasional. Usut punya usut, jenis rumput tersebut ternyata harganya jauh dari kata umur. Dimana harga harga pasarannya mencapai Rp 90.000 per meter persegi. Jika fakta tersebut tidak salah jika menurut desas-desusnya gelanggang terletak di Jayapura ini menelan dana triliunan. Tidak sabar jadi ingin segera melihatnya jadi 100 %.

Gelanggang megah yang dilengkapi beberapa sarana olahraga

Ilustrasi Lintasan Atletik [Sumber Gambar]
Seperti halnya SUGBK , Stadion Papua Bangkit juga akan dilengkapi beberapa venue olahraga lain. Dari penelusuran yang dilakukan oleh penulis, nantinya di sana akan ada sarana untuk aqutaik dan gelar pertandingan atletik. Khusus hal terakhir tersebut, menurut Dolly Abu Zain stadion berkapasitas 45.000 sampai 48.000 ini dilengkapi lintasan atletik berstandar IAAF (asosiasi federasi atletik internasional). Dengan hal tersebut tentu bukan sebuah hal mengejutkan jika bakal ada banyak event mancanegara akan di gelar di sana. Selain itu, dengan fasilitas bagus bakat-bakat tanah Papua akan semakin hebat lagi.

Perpaduan alam dan budaya membuat Stadion Papua Bangkit semakin hebat

Saah satu ukiran khas di satdion Papua Bangkit [Sumber Gambar]
Melihat-melihat fakta tadi bisa dikatakan sangatlah mengagumkan Stadion Papua Bangkit tersebut. Tapi selain hal tadi, tempat ini masih punya hal menakjubkan lain berupa perpaduan alam dan budaya. Ya, seperti telah banyak diketahui gelanggang tersebut berdiri di antara alam-alam bumi Papua yang masih natural, lalu di depan stadion ukiran-ukiran khas Papua melengkapi kemegahan Papua Bangkit tersebut. Kalau tidak percaya bisa kalian lihat di gambar di atas.

BACA JUGA: Mahalnya Biaya Sewa Stadion di Indonesia Bakal Bikin Klub Lokal Gigit Jari

Hadirnya Stadion Papua Bangkit ini pastinya menjadi sebuah hal yang luar biasa. Selain menambah sarana dan prasarana kelas wahid di Indonesia, juga bisa bukti kalau negara kita mampu membuat sebuah venue olahraga mewah. Besar harapan dengan hadirnya tempat tersebut, segala jenis olahraga di Timur Indonesia semakin maju lagi ke depannya.

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Perjuangan Kakek Menjadi Driver Ojol Ini Berikan ‘Tamparan Keras’ Bagi Pemalas di Luar Sana

Ngebet Diakui sebagai Jennie Blackpink, Lucinta Luna Rela Lakukan 5 Hal Ini