in

Seperti ‘Rumah Hantu’, Inilah Stadion Mangkrak yang Penampakannya Kini Menyeramkan

Kondisi Stadion Mangunreja [Sumber Gambar]

Selain federasi yang bersih, sarana dan prasana tentunya menjadi hal yang penting di sepak bola . Pasalnya, dengan mempunyai tempat berlatih bagus sesuai standard pemain akan bisa berkembang dengan baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan bagaimana sepak bola Thailand yang tidak pernah henti telurkan pesepakbola hebat. Kembali ke masalah fasilitas, bisa dikatakan saat ini Indonesia sangat minim sebuah lapangan atau stadion yang layak.

Malahan alih-alih berharap mempunyai stadion megah dengan fasilitas jempolan, di Indonesia sendiri banyak proyek arena bermain sepak bola yang magkrak. Tidak itu saja, gelanggang olahraga yang sudah ada acap kali terbengkalai tanpa pengurus. Tak ayal berkat hal itu, banyak stadion yang mempunyai wujud seram dengan tumbuhan liar-liar menutupi bangunan. Dan berikut Boombastis berikan ulasannya kepada kalian.

Karena mangkrak Stadion Mangunreja layaknya sarang begundal

Kondisi Stadion Mangunreja [Sumber Gambar]
Melihat Stadion Mangunreja sedih bercampur miris agaknya menjadi hal pertama yang akan kita rasakan. Apalagi kalau kita mengamatinya dari foto udara menyamakannya dengan sarang begundal tentu bukan hal berlebihan. Kabarnya lantaran tidak pernah terurus stadion tersebut acap kali digunakan sebagai tempat untuk mabuk dan pacaran. Stadion Mangunreja sendiri dalam pembangunannya ditafsir memerlukan dana total 290 miliar. Sekarang dengan wujud seperti terlihat di foto atas itu telah menghabiskan dana pembangunan sebesar 15. Arena untuk sepak bola ini diproyeksikan untuk menjadi stadion standar internasional.

Stadion Benteng terus alami nasib nahas

Penampakan stadion Benteng [Sumber Gambar]
Setali tiga uang dengan arena sepak bola Tasikmalaya tadi, Stadion Benteng yang dulu merupakan tempat kebanggaan insan bola Tangerang juga mempunyai nasib nahas. Hampir keseluruhan venue, mulai dari dalam sampai luar terlihat kumuh dengan vandalisme dimana-mana, rumput semakin tinggi dan beberapa bagian alami kerusakan. Sebagai sebuah yang jadi lambang sepak bola orang Tanggerang, stadion ini dahulunya merupakan markas dari klub Persikota dan Persita. Kabarnya perencanaan untuk menyulapnya layaknya Istora senayan kini mulai untuk direncanakan.

Pembangunan serampangan Stadion Persigar terlihat ‘buruk’

Stadion Persigar [Sumber Gambar]
Selain dua stadion tadi, markas klub asal Garut yakni Persigar juga alami nasib yang nahas. Parahnya arena sepak bola yang terletak di Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut, Jawa Barat, alami cerita ini meski pasca dilakukan renovasi. Dilansir Boombastis.com dari laman Liputan6 pembangunannya yang terkesan serampangan membuat stadion bernama Jayaraga mempunyai kualitas jauh dari kata baik. Rumputnya kering, dengan beberapa bech pemain ditumbuhi rumput liar. Kabarnya saat renovasi stadion tertua di Garut sudah menghabiskan dana dari anggaran APBD sebesar 2 Miliar.

Terkendala dana Stadion Paser jadi ala kadarnya

Stadion Paser [Sumber Gambar]
Seperti beberapa nama tadi, Stadion Paser di Kalimantan Timur juga menjadi arena sepak bola yang mempunyai nasib nahas. Kekurangan dana dalam proses pembangunan membuatnya harus rela mangkrak. Terlihat hanya satu tribune besar yang sudah jadi, sisanya bangunan di kelilingi beberapa rumput liar. Melansir laman JPN.com, gelanggang olahraga yang terletak di Km 5 Tana Paser sudah dimulai pekerjaannya pada tahun 2003 lalu dengan sudah menelan biaya APBD sebesar 385 miliar. Meski kesulitan dalam masalah dana, kabarnya bulan Maret lalu mulai digagas untuk diselesaikan.

BACA JUGA: Terletak di Tebing Hingga Gunung Api, 5 Stadion Ini Dibangun di Tempat Tak Lazim

Begitulah sobat Boombastis beberapa stadion yang harus rela mangkrak pembangunannya. Sebetulnya merupakan hal yang sangat disayangkan, tapi mau bagaimana lagi membangun arena sepak bola memang membutuhkan dana besar. Mari kita doa saja proyek-proyek tersebut segera jadi, agar semakin banyak stadion bagus di Indonesia.

Written by Galih

Galih R Prasetyo,Lahir di Kediri, Anak pertama dari dua bersaudara. Bergabung dengan Boombastis.com pada tahun 2017,Merupakan salah satu Penulis Konten di sana. Lulusan Pendidikan Geografi Universitas Negeri Malang. Awalnya ingin menjadi pemain Sepak Bola tapi waktu dan ruang justru mengantarkan Ke Profesinya sekarang. Mencintai sepak
bola dan semua isinya. Tukang analisis Receh dari pergolakan masyarakat Indonesia.

Leave a Reply

Kisah Pria Miskin Swedia yang Sukses Dirikan Pabrik Furniture Kelas Dunia Hingga ke Indonesia

4 Artis Ini Dikaruniai Buah Hati di Ujung Tahun, Ada yang untuk Ketiga Kalinya Lho