Profesi tukang ojek mungkin sebelumnya dipandang sebelah mata di Indonesia. Banyak orang yang menyangsikan para tukang ojek bisa berhasil serta sukses karena pendapatannya yang memang tidak tentu setiap harinya. Sepertinya hal itu sudah tidak lagi relevan pada masa sekarang ini ya, di mana semakin menjamurnya armada ojek online yang penghasilan perharinya bisa dikatakan lumayan.
Siapa sangka kalau tukang ojek ternyata bisa sampai jalan-jalan ke luar negeri. Dan nggak nanggung-nanggung negara yang dipilih juga sangat bergengsi. Seperti para tukang ojek berikut ini yang pasti bakal bikin kalian iri.
Dulunya foto di depan rumah klien dan sekarang di depan Louvre
Beberapa waktu yang lalu netizen sempat dikejutkan dengan postingan seorang pengguna facebook bernama Ahmad Rifan di grup facebook Backpacker international yang menuliskan, “ biar semangat nih. Sesebabang gojek aja maennya ke Paris. Elu kemana?? Ayo nabung-nabung biar bisa jalan-jalan.” Tulisan itu sontak membuat anggota grup makin panas pasalnya siapa yang menyangka kalau ternyata tukang ojek online bisa menginjakkan kaki di Paris.
Jaket gojek yang bertandang ke tanah suci
Pencapaian tukang ojek online yang juga sempat membuat iri banyak pengguna media sosial di Indonesia datang dari sosok Asep. Pria 38 tahun ini adalah salah seorang pengemudi ojek online yang sempat melaksanakan ibadah umroh beberapa waktu lalu. Asep mengaku bahwa dirinya kerap mengenakan jaket hijau kebanggaannya di tanah suci karena sadar bahwa seragam itulah yang selama ini membantunya mencari rejeki di jalan.
Dari panasnya Surabaya, sampai juga ke Pattaya
Bukan Paris dan bukan Mekkah, ada juga seorang laki-laki yang mengaku sebagai alumni ojek online juga memposting fotonya saat sedang mengunjungi Thailand. Dari akun facebook bernama Dian Miftaqul Sobirin, pria tersebut menuliskan caption ‘nunut ngehits on tante, alumni ojek online hehe.’ Tulisan itu disertakan beberapa buah foto yang memperlihatkan seorang pria berkacamata berdiri di depan loket pemesanan bus.
Selain tiga orang di atas sepertinya masih ada beberapa tukang ojek online lainnya yang sengaja mengumpulkan uangnya untuk bisa bertandang ke negara-negara di dunia. Terlepas dari tanggapan miring yang dilontarkan netizen pada orang-orang tadi, pastinya mereka sudah bisa sangat memotivasi kita untuk selalu bekerja keras guna meraih keinginan. Apapun jenis pekerjaannya, selama itu halal maka hasilnya pun akan berkah.