in

Sikerei, Tabib yang Dihormati di Mentawai dan Punya Keahlian Meramal Masa Depan

Semakin sedikit yang mau menjadi Sikerei [Sumber gambar]

Mentawai adalah sebuah kabupaten yang terletak di provinsi Sumatra Barat, Indonesia. sebagian besar penduduknya masih menganut kepercayaan animisme dan budaya yang kuno. Termasuk salah satunya dari cara berpakaian dan pengobatan.

Nah, berbicara tentang pengobatan, dalam tradisi suku ini, mereka mempunyai tabib sendiri yang disebut dengan Sikerei atau Kerei. Tabib ini adalah orang yang terpilih dan punya derajat yang dihormati dalam masyarakat. Untuk menjadi Sikerei ini tentulah bukan perkara mudah. Agar lebih mengetahui mengenai seluk beluk Kerei ini, mari kita simak ulasan berikut.

Menjadi tabib yang sangat diandalkan

Salah satu warga yang berobat [Sumber gambar]
Dalam masyarakat Mentawai sendiri, Sikerei ini mungkin lebih tepat disebut sebagai dukun. Di tengah sarana puskesmas dan biaya pengobatan yang mahal, mereka yang tinggalnya di pedesaan yang masih sangat kental adatnya akan memilih Sikerei sebagai media berobat. Sikerei ini sudah ada sejak lama, menjadi profesi turun temurun dari nenek moyang mereka. Orang yang berprofesi sebagai Sikerei bisa menyembuhkan segala jenis penyakit yang tidak bisa ditangani secara medis. Di samping itu, Sikerei juga sangat ahli dalam meramu obat-obatan tradisional.

Sakit keras yang sembuh berkat Sikerei

Pengobatan oleh Sikerei [Sumber gambar]

Dalam pengobatan, Sikerei tak pernah mematok berapa biaya yang harus dibayar. Dengan memberi daging ayam atau babi saja sudah cukup, tidak membayar juga tidak apa-apa. Jika ditanya sudah berapa banyak yang berobat kepada ke Sikerei dan mendapat kesembuhan? maka jawabannya sudah tak terhitung lagi. Salah satunya adalah Roberta Sarogdok. Meski sudah merantau ke Padang selama 20 tahun, setiap kali mengalami sakit, ia selalu pulang dan berobat kepada tabib tradisional ini agar kembali segar waras.

Bisa meramal masa depan

Terkenal bisa meramal masa depan [Sumber gambar]
Sikerei bukan hanya dikenal sebagai dukun penyembuh penyakit saja, lebih dari itu mereka adalah orang yang bisa ramalan nasib masa depan, penyemarak pesta, dan lain sebagainya. Dari sekian banyak profesi yang melekat pada Sikerei, utamanya mereka berperan sebagai media pelancar komunikasi antara manusia serta makhluk lain yang menghuni bumi. Dengan adanya ritual yang dijalani oleh para Sikerei, keharmonisan hidup antara kedua alam akan tetap terjaga.

Terpilih melalui garis keturunan dan mimpi

Ritual sebelum mengobati [Sumber gambar]
Sikerei bukanlah sebuah profesi yang bisa diembankan kepada sembarang orang. Menjadi tabib yang dipercaya oleh seluruh masyarakat mereka harus punya garis keturunan yang pernah punya profesi sama. Selain itu, profesi ini adalah panggilan yang diperintahkan melalui mimpi. Menurut kepercayaan mereka, Taikamanua (Tuhan) akan memberikan ilmu yang istimewa kepada siapapun yang dipilih menjadi Sikerei. Kemudian, dengan hal itu mereka bisa berkomunikasi dengan makhluk selain manusia.

Sekarang semakin langka dan sulit ditemukan

Semakin sedikit yang mau menjadi Sikerei [Sumber gambar]
Sikerei hanya bisa ditemukan di wilayah selatan Pulau Siberut, seperti Rogdog dan Madoba saja. Kini, dukun Mentawai ini semakin sulit untuk dijumpai. Hal tersebut dikarenakan karena semakin sedikitnya anak muda yang pantas untuk menjadi Sikerei, andaikatapun ada minat mereka sangatlah minim. Pengaruh yang didapat dari berbagai media seperti televisi juga perlahan menggerus kepercayaan masyarakat akan keistimewaan orang dengan profesi ini.

Memang, teknologi itu kadang bisa berimbas baik, kadang juga menjadi jahat. Tak ada salahnya mengikuti perkembangan zaman yang semakin pesat dan canggih, asal yang perlu diingat adalah adat tetaplah sesuatu yang menjadi identitas kita sebagai negara yang kaya budaya.

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Leave a Reply

Mohammed bin Salman, Pangeran Arab Saudi yang Bakal Ubah Negaranya Bak Hollywood

Ngeri! 5 Artis Tanah Air Ini Pernah Dibully Netizen Sampai Berpikir Ingin Bunuh Diri