Nama Sherlock Holmes sudah dikenal di seluruh dunia sebagai detektif fiktif yang paling terkenal. Film-film serta buku-bukunya masih terus diproduksi hingga sekarang. Tapi tahu kah anda bahwa tokoh Sherlock Holmes ini terinspirasi dari tokoh nyata? Orang itu adalah dr. Joseph Bell, yang merupakan dosen dari Sir Arthur Conan Doyle, si pengarang Sherlock Holmes.
Dokter Joseph Bell lahir pada tanggal 2 Desember 1837 di Inggris. Saat dewasa ia mengambil jurusan kedokteran dan kemudian menjadi pengajar pula di Universitas Edinburgh. Saat berpraktek dan mengajar, Bell selalu menekankan pada observasi mendalam sebelum mengambil kesimpulan.
Sering kali saat mengajar, ia memanggil orang asing yang lewat di depan kampus, membawanya ke depan kelas lalu mengobservasinya. Kemudian ia dapat menarik kesimpulan dengan benar tentang latar belakang, pekerjaan, atau apapun yang dilakukan oleh orang asing itu.
Ia dapat menebak dengan benar profesi, kebiasaan, latar belakang seseorang hanya dengan melihat bentuk tangannya. Atau ia dapat mengetahui seseorang itu pemabuk atau tidak hanya dengan melihat sepatunya. Kemampuan yang sangat mengagumkan ini kemudian sangat membantunya dalam profesinya sebagai dokter bedah. Dari kemampuan ini pula, lahirlah sebuah ‘jurusan’ dalam dunia kedokteran yang disebut ‘Forensik’. Bell adalah orang pertama yang menggunakan kemampuan analisa, observasi mendalam, serta deduksi dalam medis untuk mengungkap kejahatan.
Selain menginspirasi lahirnya tokoh Sherlock Holmes, dokter Bell juga menginspirasi lahirnya tokoh dokter di serial televisi bernama House MD. Serial ini pun jga memiliki banyak penggemar. Tetapi hanya Sherlock Holmes lah yang benar-benar menjadi inspirasi dalam dunia sastra sehingga penulis lain pun kemudian menciptakan tokoh detektifnya sendiri seperti Agatha Christie yang menciptakan Hercule Poirot.