Sekte-sekte dan aliran yang dianggap sesat beberapa kali sempat menggegerkan Indonesia. Ada yang mengakui pemimpinnya sebagai Tuhan, ada juga mengajarkan cara-cara beribadah yang tidak wajar atau menyimpang. Ngerinya lagi, ada juga beberapa sekte yang mengajak seks bebas.
Di Indonesia ternyata juga pernah bermunculan beberapa sekte seks bebas sejak lama. Keberadaannya terkadang sulit diungkap karena mereka bergerak secara terselubung. Tapi beberapa diantaranya berhasil diungkap dan diringkus.
1. Sekte Surga Adn
Sekte Surga Adn dipimpin oleh seorang pria bernama Ahmad Tantowi. Pada tahun 2010 lalu, ia ditangkap bersama 8 orang pengikutnya karena menyebarkan sekte ini. Mantan pengikut sekte ini mengaku bahwa mereka juga tidak menjalankan sholat karena bisa digantikan dengan membangun rumah istana di tempat tinggal mereka.
2. Sekte Satria Piningit Weteng Buwono
Sekte ini didirikan oleh Agus Imam Solihin dan dianggap sesat karena melanggar perintah agama Islam. Pria yang mengaku sebagai Imam Mahdi ini juga mengajarkan agar meninggalkan sholat dan puasa. Gilanya lagi, bersama dengan pengikutnya, mereka bersetubuh bersama-sama dalam satu ruangan.
3. Sekte Children of God
Sekte ini bermula pada tahun 1968 di Amerika Serikat dan didirikan oleh David Berg. Bagi pengikutnya, Berg dianggap sebagai nabi. Tapi karena dilarang berdiri, sekte ini sempat berganti-ganti nama. Ajaran ini ternyata juga sempat beredar di Bandung, Jakarta, dan beberapa kota lain.
4. Sekte Titisan Syekh Malik
Sekte ini diajarkan oleh seorang pria yang dipanggil Ben yang mengaku sebagai titisan Syekh Malik. Ajaran ini dengan segera dianggap sesat karena tidak menjalankan sholat dan hanya melakukan ritual di tiang yang dibalut kain putih di sebuah masjid.
5. Sekte Hakekok
Aliran sesat ini terungkap pada 2009 lalu di Kabupaten Pandeglang, Banten. Aliran ini dianggap menyesatkan karena ritualnya yang nyeleneh dan mengijinkan hubungan badan antara laki-laki dan perempuan yang bukan muhrimnya.
Sulit dipercaya bahwa sekte sesat yang mempraktikan persetubuhan ternyata juga pernah terjadi di Indonesia hingga beberapa kali. Cara bergerak yang diam-diam membuat sekte seperti ini sulit dilacak. Namun bagi masyarakat luas, sebelum dengan mudah mengikuti sekte, kelompok atau organisasi tertentu, ada baiknya jika mencari tahu seluk beluk mereka terlebih dahulu. Jangan sampai terjerumus kepada hal-hal yang pada akhirnya hanya akan merugikan diri sendiri.