Ada yang unik dalam pidato Pak Jokowi pada acara peluncuran program pendidikan vokasi di kawasan Greenland International Industrial Center, Karawang, Bekasi, beberapa waktu lalu.
Di sela-sela kritikan dan pesannya kepada Mendikbud terkait dengan jurusan di SMK yang terlalu umum dan kurang selaras dengan permintaan industri saat ini, Pak Jokowi menyarankan dibukanya jurusan-jurusan baru yang lebih spesifik dan lebih relevan dengan perkembangan zaman, salah satu contohnya adalah jurusan animasi dengan spesialisasi khusus membuat… meme.
Entah memang sungguh-sungguh atau cuma guyon belaka, biar bagaimanapun usulan pak Jokowi ini begitu menarik dan patut kita telaah baik-baik. Saat ini kita mungkin hanya menganggap meme sebagai hiburan sesaat dan tak berpengaruh jangka panjang. Namun, jika nantinya pak Jokowi benar-benar merevolusi jurusan di SMK dengan membuka jurusan-jurusan baru seperti spesialisasi pembuat meme, pastinya akan ada banyak hal-hal menarik yang akan terjadi, contohnya seperti di bawah ini.
SMK adalah tempat dilahirkannya muda-mudi yang ketika lulus nanti sudah punya skill memadai untuk langsung terjun ke lapangan pekerjaan serta memungkinkan mereka melewatkan opsi untuk menimba ilmu pendidikan lanjutan di perguruan tinggi. Beberapa jurusan yang paling banyak digemari di SMK di antaranya adalah teknik otomotif, teknik informatika dan jaringan, farmasi, hingga tata boga.
Lebih dari sedekade lalu, tak ada yang menyangka bahwa kita dapat memanen rupiah “hanya” dengan menunggah video di YouTube atau menjadi seorang buzzer di Twitter. Hal yang sama bisa juga berlaku pada bisnis meme. Memang sih, saat ini sebagian besar orang mengunggah meme tanpa mengharap pamrih alias hanya sukarela.
Jika sudah begitu, jangan kaget kalau kreator meme bisa punya gaji yang setara dengan seorang vlogger atau youtuber. Tahu sendiri kan berapa pemasukan youtuber yang sudah punya nama. Konon, dalam sebulan uang yang masuk ke rekening mereka bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah!
Berbeda dengan kreator meme lain yang cuma iseng-isengan bikin meme, skill para siswa SMK jurusan “teknik meme” dalam menciptakan gambar-gambar kocak akan terus diasah secara terorganisir setiap harinya. Mereka bakal mempelajari banyak kiat dan siasat khusus terkait dunia meme. Kemampuan khusus yang digembleng sedemikian rupa ini bakal sangat berguna ketika diaplikasikan di situs meme.
Bukan mustahil jika nyaris setiap unggahan mereka akan senantiasa mendapat banyak like dan masuk kategori legend, kasta teratas bagi para kreator meme dengan konten yang berkualitas dan banyak disukai di 1cak atau bahkan sesi “Hot”, yakni kategori terbaik yang terdapat di situs meme internasional, 9gag. Tentu ini menjadi hal yang bisa dibangga-banggakan di hadapan sahabat kelas mereka.
Siapa tahu dengan begitu, mereka pun dapat memperkenalkan budaya Indonesia lewat format meme dan secara tidak langsung telah mengharumkan nama bangsa.
Di luar lingkungan SMK itu sendiri, perubahan akan ikut membuntuti. Ketika sarana dan prasarana bisnis meme sudah mulai menunjukkan kepastian, tentunya para kreator meme akan memerlukan seorang figur atau tokoh tambahan yang bisa dijadikan referensi atau “model” untuk meme mereka.
Nah, seiring dengan semakin menjanjikannya bisnis meme, akan banyak bermunculan tokoh atau figur, entah itu dari dalam maupun luar dunia hiburan, yang secara terencana menjadikan wajah, pose, atau kutipan mereka sebagai bagian dari meme yang digunakan dalam kadar reguler. Hal ini akan sangat berguna sebagai ajang promosi untuk semakin melambungkan nama mereka.
Ketika anak otomotif magang di bengkel, anak IT magang di toko komputer, anak meme juga punya tempat magang, ya di mana lagi kalau bukan di situs meme. Seiring dengan bisnis meme yang semakin kokoh di tanah air, tentunya kesempatan magang ini akan semakin meluas ke bidang-bidang yang mungkin belum terpikirkan oleh kita saat ini.
Jika dipikir-pikir, ada benarnya apa yang dikatakan oleh Pak Jokowi. Kurikulum pendidikan Indonesia mesti disesuaikan dengan kebutuhan industri saat ini. Utamakan agar siswa mendapat asupan pelajaran yang memang penting dan bakal berguna bagi kehidupan mereka kelak. Jangan sampai kualitas pendidikan kita jalan di tempat dan bahkan oleh negara tetangga kita seperti Singapura atau Malaysia saja kita tertinggal.
Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang bocah kecil bermain skuter sendirian di tengah…
Dunia sepakbola Indonesia sedang geger-gegernya. Jelang lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 yang bakal diselenggarakan di…
Aktor laga Sandy Permana, yang dikenal lewat perannya dalam sinetron kolosal, ditemukan tewas dengan luka…
Hampir setiap hari masyarakat Indonesia mengernyitkan dahi dengan kasus-kasus absurd tapi nyata yang hadir di…
Kasus memilukan terjadi di sebuah sekolah dasar swasta di Medan, Sumatera Utara, ketika seorang siswa…
Ketika banyak orang berharap 2025 lebih baik dari sebelumnya, awal tahun ini justru diawali dengan…