Umumnya kalau ditanya alasan bekerja, kebanyakan orang tentu akan menjawab untuk mendapatkan uang sehingga kebutuhan sehari-hari terpenuhi. Syukur-syukur sih nggak hanya kebutuhan, namun juga bisa jadi kaya raya. Namun siapa sangka di balik semua itu masih ada loh orang-orang yang bekerja murni untuk pengabdian, ya demi orang banyak tanpa memperdulikan imbalan yang didapat. Salah satunya, ya penjaga merchusuar.
Masih soal penjaga mercusuar, mungkin kamu berpikir, bagaimana profesi yang jarang dipandang itu memberikan kontribusi besar? Usut punya usut, berkat jasa mereka pula lah banyak nelayan-nelayan terselamatkan saat berlayar. Namun demikian, menjadi mereka beratnya luar biasa ternyata, mulai dari gaji minim hingga hidup sebatang kara harus dilalui. Yuk mengintip profesi yang satu ini.
Meskipun mungkin pekerjaannya dianggap sepele, namun pengorbanan besar harus mereka lakukan. Ya, demi menekuni profesinya mau tidak mau mereka harus pergi ke tempat terpencil demi menjaga agar lampu mercusuar tetap menyala dan tidak menunjukkan kordinat yang salah. Ya pasalnya hanya beberapa menit saja lampu mati atau menyinari arah yang salah, maka akan banyak kapal yang karam karena bertabrakan.
Seperti yang sudah diketahui, para penjaga mercusuar ini harus tinggal di pulau terpencil dalam beberapa bulan. Bisa dibayangkan bagaimana penderitaan mereka? Tidak terbayangkan. Ya hampir tidak ada alat komunikasi yang menghubungkan mereka dengan dunia luar. Hanya kesendirian, dan bertahan hidup di pulau.
Dirasa tak akan mungkin para penjaga mecusuar ini bertahan dengan suplai yang ada. Apalagi jika tempat bertugas mereka jauh dari pemukiman warga. Oleh sebab itu mereka harus memutar otak dengan menggunakan segala yang ada di sekitarnya.
Meskipun bayaran maksimal para pegawai status kontrak bisa sampai 1 juta, namun sayang banyak dari mereka mengelu karena gaji yang tak kunjung dibayarkan. Bahkan telah berkali-kali melakukan demo agar bayaran mereka disamakan dengan pegawai lain. Beruntung pemerintah mendengar curhatan mereka dan akhirnya menaikkan standar gaji sampai 2 juta.
Ya memang seperti itulah resiko dari pekerjaan penjaga mercusuar yang sering diremehkan orang. Yang bikin salut, meskipun pengorbanannya sangat luar biasa, namun tetap menjalankannya demi orang lain. Mungkin inilah yang disebut sebagai pengabdian yang sejati.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…