in

5 Profesi yang Bisa Ditekuni BTP Setelah Menghirup Udara Bebas dari Terali Penjara

BasukiTjahaja Purnama (BTP) atau akrab disapa Ahok, akan segera menghirup udara bebas pada 24 Januari 2019 besok. Sebelumnya, mantan Gubernur DKI itu harus menjalani hukuman penjara di Rutan Mako Brimob karena dakwaan penistaan agama pada tahun 2017.

Tentu saja, berita tentang kebebasan dirinya sangat ditunggu-tunggu. Terutama bagi mereka yang merindukan figur BTP semasa berkiprah di dunia politik. Meski pernah tersandung kasus penistaan, sosok BTP yang tegas dan berkarakter membuatnya sangat cocok untuk menekuni beberapa profesi di bawah ini.

Menjadi seorang penulis buku

Buku Kebijakan Ahok [sumber gambar]
Semasa mendekam di Rutan Mako Brimob, BTP banyak menyalurkan ide, pemikiran serta keluh kesahnya lewat bentuk surat yang ditulis tangan. Dilansir dari megapolitan.kompas.com, ia bahkan telah menulis buku yang berjudul “Kebijakan Ahok”, di mana isinya secara garis besar banyak menyinggung tentang kebijakannya semasa berdinas sebagai Gubernur DKI. Jika bebas nanti, BTP juga bisa memilih untuk menekuni profesi sebagai penulis yang produktif jika tidak ingin kembali ke dunia politik.

Kembali mencalonkan diri sebagai pejabat publik

Akankah kembali terjun ke dunia politik? [sumber gambar]

Selain penulis buku, BTP juga berpeluang besar untuk kembali terjun di arena politik dan mencalonkan diri sebagai pejabat publik. Hal ini bisa terjadi karena masih banyak warga Indonesia yang merindukan kehadirannya. Sosoknya yang dikenal tegas terhadap aturan dan tanpa kompromi, seakan masih lekat dalam hati dan pikiran masyarakat. Terutama mereka yang tinggal di DKI Jakarta. Bisa dibilang, BTP masih memiliki peluang besar jika mau kembali mencalonkan diri sebagai pejabat publik.

Menekuni profesi sebagai pengusaha dan meneruskan bisnisnya

Bisa meneruskan bisnisnya sebagai pengusaha [sumber gambar]
Jika BTP enggan meneruskan karir politiknya, opsi sebagai pengusaha bisa ia jalankan setelah bebas dari penjara. Terlebih, dunia bisnis bukanlah hal yang baru bagi dirinya. Laman liputan6.com menuliskan, ia memiliki beberapa unit usaha seperti CV Panda (kontraktor pertambangan PT Timah), PT Nurindra Ekapersada (pengolahan pasir kuarsa), Hotel Purnama Belitung dan investasi properti (aset berupa tanah dan bangunan di Belitung Timur dan Jakarta).

Mencoba pekerjaan sebagai konsultan politik

Dikenal memiliki pengalaman di pemerintahan [sumber gambar]
Sebagai pejabat publik yang bersinar di masanya, BTP dikenal luas sebagai sosok yang bisa dibilang berpengalaman di dunia politik. Dikutip dari laman id.wikipedia.org, ia pernah menjabat sebagai Bupati Belitung Timur ke-1 (3 Agustus 2005 – 22 Desember 2006), Anggota DPR (1 Oktober 2009 – 7 Mei 2012), Wakil Gubernur DKI Jakarta ke-8 (15 Oktober 2012 – 19 November 2014), dan Gubernur DKI Jakarta ke-15 (19 November 2014 – 9 Mei 2017). Pemikiran, pandangan, serta keilmuan yang ia miliki, bisa menjadi sumbangsih yang berharga meski dirinya tak turun langsung menjadi politikus.

Bekerja di lembaga non politis

Bekerja di lembaga non politis [sumber gambar]
Setelah terjerat kasus penistaan agama pada 2017 lalu, sosok BTP sempat tenggelam sesaat karena mendeka, di Rutan Mako Brimob. Menjelang kebebasannya nanti, Jack Lapian seperti yang dikutip dari metro.tempo.co menyebutkan, mantan Gubernur DKI Jakarat itu lebih pas berkiprah di lembaga non politis. Terutama sesudah gelaran pilpres 2019.“Saran dari saya, Pak BTP lebih bagus di PBB atau lembaga international selepas keluar dari penjara,” ujarnya yang dikutip dari metro.tempo.co.

BACA JUGA: Ini Bukti Jika Ahok Sangat Mencintai Umat Islam di Jakarta

Ketegasan dan kekuatan karakter BTP yang dikenal sangat keras, menjadi salah hal yang dirindukan oleh penggemarnya hingga saat ini. Terlebih, pria asal Belitung Timur itu pernah mempersembahkan sejumlah keberhasilan semasa menjadi pejabat publik. Gimana menurutmu Sahabat Boombastis?

Written by Dany

Menyukai dunia teknologi dan fenomena kultur digital pada masyarakat modern. Seorang SEO enthusiast, mendalami dunia blogging dan digital marketing. Hobi di bidang desain grafis dan membaca buku.

Leave a Reply

Gaji Lebih dari 100 Juta, Ini Sisi Tak Enaknya Menjadi Seorang Nakhoda

Kutub Magnet Bumi Mulai Bergeser, Begini Akibat yang akan Diterima Indonesia