Sejak dulu manusia baik wanita maupun pria menginginkan kulit yang bersih, segar, dan selalu terlihat muda. Jadi tidak heran kalau ada produk yang mengklaim bisa membuat kulit cerah, bersih, atau terlihat muda, orang-orang akan dengan senang hati membeli produk-produk tersebut.
Baca Juga : 5 Nenek Super Cantik yang Keseksiannya Bikin Pria Muda Gemetar
Sejak dulu, tanpa disadari kita sering mengoleskan berbagai zat kimia berbahaya pada kulit. Padahal dengan dosis yang berlebihan, bahan kimia tersebut akan berbahaya bagi tubuh. Ngerinya lagi, beberapa kosmetik selama bertahun-tahun telah menggunakan bahan kimia berbahaya tersebut. Apa saja?
Pada masa Romawi, krim muka berbahan timbal sangat populer untuk memperbaiki masalah yang ada pada kulit. Namun, krim ini juga merupakan salah satu produk kecantikan paling beracun sepanjang waktu. Timbal dihancurkan untuk memberikan warna putih pada krim dan malam membuatnya menjadi beracun.
Pada masa Mesir Kuno, baik pria maupun wanita suka dengan mata bentuk mata yang tegas dan dramatis. Untuk mendapatkan tampilan mata yang seperti ini didapatkan dengan memakai eye liner tebal di sekitar mata. Sayangnya, eyeliner yang dipakai saat itu berbahan timbal.
Pada tahun 1700an, baik wanita maupun pria menaburkan bedak putih di wajah untuk mendapatkan penampilan yang terkesan muda dan kulit yang putih pucat. Agar kulitnya lebih terlihat putih seperti porselen, wanita juga memakai krim berbahan timbal sebelum bedak tersebut. Tapi krim ini beda dengan yang buatan Romawi. Krim mereka hanya terbuat dari timbal yang dihancurkan dan dicampur dengan cairan.
Tahun 1920an, Radium begitu populer digunakan untuk segala macam hal. Mulai dari obat hingga alat pembersih. Krim radium juga masuk ke pasaran kosmetik sebagai terobosan ajaib anti penuaan dini. Krim ini diklaim sebagai jawaban dari semua masalah kulit serta mampu menyegarkan kulit kembali dengan manfaat radioaktif untuk mengurangi kerutan dan membuat kulit bercahaya. Tapi, masyarakat tidak tahu bahwa zat ini sebenarnya sangat berbahaya.
Sepanjang tahun 1800an, arsenic dipasarkan sebagai bahan yang aman dan cara yang efektif untuk membersihkan kulit dari minyak dan jerawat. Arsenik juga diklaim bisa memberikan kulit putih pucat dan terlihat muda seperti yang diinginkan banyak orang. Krim arsenik memang memberikan kulit yang putih pucat, tapi itu karena bahan ini membunuh sel darah merah pemakainya.
Bulu mata yang bervolume dan panjang sudah diminati banyak orang sejak akhir tahun 1800an. Sebuah iklan tahun 1899 mengklaim telah menghadirkan prosedur revolusioner yang bisa secara permanen menebalkan bulu mata. Iklan tersebut juga menjelaskan prosedur pemasangan bulu mata tambahan yang cepat dan tidak menimbulkan rasa sakit serta pemasangan bulu mata ini adalah pengalaman yang menyenangkan.
Daun Belladona sebernarnya diambil dari tanaman yang ssangat beracun dan mematikan. Namun daun ini pernah sangat populer di Italia abad ke-16. Para wanita mulai menyebut tanaman ini dengan Belladona yang artinya wanita cantik. Sebuah nama yang indah untuk tanaman mematikan.
Salah satu skandal makeup terbesar hingga saat ini adalah Lash-lure yang populer pada tahun 1930an. Lash Lure mengklaim bisa mewarnai bulu mata secara permanen. Sayangnya, produk ini ternyata mengandung cat aniline. Meski aniline populer untuk mewarnai rambut saat itu, tapi Lash Lure menggunakan dosis 30 kali lipat lebih tinggi. Dengan penggunaannya di sekitar mata, anyak cedera dan satu kematian tercatat akibat penggunaan Lash Lure.
Baca Juga : 5 Negara Asia ini Dikenal Dunia Sebagai Penghasil Banyak Wanita Cantik
Kasus selanjutnya terjadi pada 1934. Seorang wanita mencoba Lash Lure dan kedua matanya membengkak dan tidak bisa dibuka segera setelah produk tersebut dioleskan ke bulu matanya. Ia akhirnya tewas 10 hari kemudian karena keracunan akibat radang para pada kedua matanya.
Kosmetik atau krim perawatan memang ditujukan untuk membuat wajah terlihat lebih sehat, segar, dan cantik. Tapi kita juga perlu waspada dan berhati-hati dalam memilih kosmetik. Jangan sampai niat ingin memiliki kulit cantik dan sehat, tapi akhirnya malah celaka. Maka ada baiknya jika meluangkan sedikit waktu untuk membaca dan mencari tahu apakah ada bahan berbahaya yang terkandung dalam kosmetik yang dipakai atau tidak.
Senin (17/2/2025), situasi di Indonesia tiba-tiba mencekam bersamaan dengan munculnya aksi-aksi demo yang digelar oleh…
Sedang heboh tagar #KaburAjaDulu di berbagai media sosial. Sebuah ajakan untuk meninggalkan Tanah Air demi…
Nama Abidzar Al-Ghifari kembali menjadi sorotan setelah pernyataannya tentang drama Korea dalam sebuah podcast menuai…
Ketika wajib pajak susah bayar pajak, siapa yang dirugikan? Bukan hanya pemerintah tetapi juga masyarakat…
Nama Iris Wullur mendadak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah ia membongkar dugaan perselingkuhan…
Sudah saatnya untuk selalu waspada terhadap tawaran kerja yang menggiurkan. Seperti kisah tentang 100 wanita…