Di umur 23 tahun Cao Duc Vuong dihadapkan dengan situasi sulit, terutama soal ibunya yang tak bisa ia obatkan lantaran kemiskinan akut. Di masa seperti itu ibu Cao Duc Vuong meminta sang anak untuk menikah saja. Dengan tujuan istrinya nanti bisa menjaga dirinya, sementara Cao Duc Vuong fokus untuk memperbaiki nasib.
Ilustrasi menikah [sumber gambar]Kemudian ia ditemukan dengan wanita desa sederhana bernama Phung Anh. Tidak ada pacaran atau semacamnya karena pernikahan yang terjadi karena perjodohan. Walaupun demikian Cao Duc Vuong adalah pria beruntung karena Phung Anh memiliki sifat yang sangat baik, penurut, dan menghormati apa pun keputusan suaminya.
Hanya seorang lulusan IT yang nyasar ke dunia tulis menulis. Pengalamannya sudah tiga tahun sejak tulisan pertama dimuat di dunia jurnalisme online. Harapannya bisa membuat tulisan yang super kece, bisa diterima siapa pun, dan juga membawa influence yang baik.