Luar biasa sepertinya menjadi sebuah kata yang cocok untuk menggambarkan kiprah Lalu Muhammad Zohri di tahun 2019 ini. Selain sukses ukir prestasi gemilang, dirinya juga sukses guncang beberapa kejuaraan mancanegara. Di mulai dari GP Malaysia Terbuka, lalu Kejuaraan Atletik Asia 2019 yang berlangsung di Doha, Qatar, dan Golden Grand Prix Osaka 2019 di negara Jepang.

Mengenai kejuaraan di Negeri Sakura tersebut, pemuda asal Lombok ini tunjukkan performa luar biasa dengan mampu bersaing di peringkat atas dengan pelari dunia, seperti Justin Gatlin dan Yoshihide Kiryu. Capaian positif ini juga membuat Zohri diselimuti hal-hal hebat. Mulai dari rekor sampai keberhasilannya menembus ajang bergengsi olahraga dunia. Seperti apakah itu? Mari simak ulasan berikut untuk mengetahuinya. Let’s go.

Mampu menepati urutan ke tiga diantara pelari hebat

Seperti telah diulas di awal tadi mengenai kiprah fenomenal Zohri di kejuaraan lari Golden Grand Prix Osaka 2019. Pemuda 18 tahun yang berlaga di nomor 100 meter putra ini sukses mengakhiri kompetisi dunia tersebut, dengan menduduki peringkat ketiga.

Berlaga dengan nama-nama hebat dunia lari seperti Justin Gatlin, Kendal Williams, Kiryu Yoshihide, dan Ryota Yamagata, sosok berjuluk ‘Bocah Ajaib’ ini berhasil torehkan waktu 10.03 detik. Sebuah catatan waktu terbaik yang pernah ditorehkannya di tahun 2019 ini. Golden GP Osaka nomor 100 m sendiri dimenangi oleh Justin Gatlin dengan sukses membuat waktu 10.00 detik. Kalau ada kouta lebih bisa lihat videonya di atas, Zohri berlari di lintasan sembilan.

Pria Lombok ini dipastikan lolos ke Olimpiade Tokyo 2020

Selain hal tadi, pertandingan tersebut juga akan membuat Zohri mengisi satu tempat di nomor lari Olimpiade Tokyo 2020. Kepastian tersebut didapatkan setelah catatan waktu di kejuaraan Golden Grand Prix Osaka 2019 tersebut melampaui limit atau batas minimal waktu kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020.

Papan skore Lalu Muhammad Zohri [Sumber Gambar]
Waktu yang diperlukan untuk bisa menembus kualifikasi di ajang olahraga bergengsi tersebut adalah 10.05 detik. Dengan lolosnya Zohri ke olimpiade, membuatnya mengikuti jejak sprinter-sprinter terdahulu asal Indonesia yakni Mohammad Yuhdi Wijaya Purnomo dan Afdiharto Mardi Lestari. Saat berlaga di sana, kedua nama tersebut sukses tembus babak semifinal.

Mempertajam rekornya di tingkat nasional

Tidak berhenti di dua hal tadi saja, kiprah fenomenal pemuda 18 tahun ini di Jepang juga membuatnya semakin mempertajam rekornya tingkat nasional. Di mana sebelumnya torehan waktu Zohri 10.13 detik menjadi yang tercepat di Indonesia, kini berubah menjadi 10.03. Hasil yang juga membuat pemuda Lombok menjadi yang tercepat di Asia Tenggara.

Aksi Zohri ketika berlaga di Asian Games 2018 [Sumber Gambar]
Dengan catatan waktu 10,03 detik, Zohri sangat dimungkinkan akan menjadi andalan Indonesia di SEA Games 2019 dan bisa bersaing di Olimpiade 2020 dan Asian Games 2022. Besar harapan, kemampuan semakin hebat lagi ketika berlaga di beberapa ajang bergengsi tersebut.

Ketika kejuaraan mendapatkan hak istimewa sebagai atlet undangan

Masih tentang kisah gemilang Zohri di kejuaraan lari mancanegara, ternyata pada Golden Grand Prix Osaka 2019 merupakan ‘tamu istimewa’. Di mana dirinya datang ke ajang tersebut sebagai undangan. Berkat hal tersebut biaya akomodasi Zohri selama di Osaka (13-20 Mei) dan perjalanan kereta shinkansen Yokohama-Osaka ditanggung oleh penyelenggara.

Aksi Zohri di Asian Games 2018 [Sumber Gambar]
Namun di balik itu, tepatnya sebelum kejuaraan berlangsung. Zohri sempat tidak diperbolehkan ambil bagian, lantaran waktunya di ajang sebelumnya yakni Kejuaraan Atletik Asia 2019,Doha Qatar belum masuk hitungan untuk bisa berlaga di ajang tersebut. Tapi, karena usaha pengurus akhirnya bisa tampil. Selain itu, hasil baik tersebut juga membuatnya mendapatkan satu tiket untuk berlaga di
Kejuaraan Atletik Dunia (IAAF World Athletics Championships).

BACA JUGA: Seperti Tertimpa Durian Runtuh, 5 Hadiah Ini Buat Masa Depan Muhammad Zohri Cemerlang

Melihat potensi Zohri yang luar biasa, sudah selayaknya dirinya dipersiapkan dengan sangat matang untuk ajang olimpiade nanti. Pasalnya, kalau pemuda Lombok mampu bermain bagus, bukan sebuah tidak mungkin emas ajang tersebut dapat diraih. Selain itu, juga menunjukkan kepada dunia kalau Indonesia juga mempunyai atlet-atlet sangar.