Narkoba menjadi ancaman besar bagi semua negara. Adiksi yang kuat dari penyalagunaan obat itu bisa merusak psikis generasi muda. Bisa dibilang secara perlahan akan menghancurkan masa depan cerah mereka. Yang ada hanya candu dan mengakibatkan pemakainya melakukan tindakan merusak diri hingga kriminalitas.
Ancaman buruk narkoba dapat dilihat langsung dari kehidupan para warga di salah satu sudut di jalan Kensington Philadelphia Amerika. Eratnya hubungan antara pecandu dan bandar di sana membuat banyak orang yang berdampingan dengan narkoba. Alhasil banyak kejadian buruk yang dialami di sana. Lalu seperti apa keadaan di sana? Berikut potret kehidupa di zona merah narkoba Philadelphia.
Dia adalah Meat Neal, karena adiksi membuatnya telat mengobati penyakit Spesis yang mengerogoti kakinya, akhirnya amputasi jadi jalan terakhir.

Jamie harus merasakan kehidupan yang pahit, dihamili bahkan hampir mati karena benda haram ini.

Carrol lebih memilih tidur di siang hari, karena hal itu membantunya bisa terjaga ketika malam di sana yang penuh dengan bahaya.

Tangan Melissa harus penuh dengan jarum suntik, mau tidak mau karena dirinya masih belum lepas dari adiksi.

Meski usianya sangat belia, Tanya harus menjalani profesi sebagai wanita penghibur, kehidupannya hancur ketika daerahnya diserang candu narkotika.
