Masih hangat di ingatan kita tentang unicorn yang jadi bahan perbincangan utama pada debat capres lalu. Bahkan hingga saat ini masih banyak netizen-netizen yang membuat meme kocak terkait dengan perusahaan tersebut. Tapi ada juga yang menjelaskan dengan benar apa arti dari unicorn.
Mungkin Sahabat Boombastis sudah tahu perusahaan apa saja yang diberi predikat unicorn, khususnya di Indonesia. Lengkap dengan suntikan dana yang telah diberikan kepada startup tersebut hingga bisa melebarkan sayap sampai kini. Eh tapi jangan salah, perusahaan yang sudah memiliki predikat unicorn ternyata tak semuanya bisa maju. Banyak juga yang telah bangkrut akibat beberapa faktor.
Jawbone yang tutup usia karena kalah bersaing
Perusahaan Jawbone yang sudah berdiri lebih dari 20 tahun ternyata tak bisa bertahan lama. Pasalnya, startup yang meluncurkan alat seperti earpiece bluetooth hingga wireless speaker tersebut sangat ngos-ngosan ketika melawan para pesaing. Seperti Samsung dan Fitbit yang hingga kini masih berjuang untuk memasarkan produknya di pasaran.
Powa Technologies yang undur diri karena dua faktor
Sebenarnya, pada tahun 2013, Powa Technologies sempat meraih pendanaan series A sejumlah 76 miliar dollar. Hal tersebut membuat perusahaan ini diperhitungkan sebagai salah satu service provider untuk e-commerce paling terkemuka. Tapi, status tersebut tidak dapat dipertahankan karena ada dua penyebab.
Theranos yang runtuh karena ulah dari pemiliknya sendiri
Theranos dulu adalah perusahaan yang berjaya di bidang kesehatan. Seluruh penjuru dunia mengatakan jika perusahaan ini patut diacungi jempol karena penemuannya yang sungguh di luar dugaan. Adalah membuat produk berbentuk kapsul untuk mengetahui sampel darah seorang pasien. Ini bertujuan supaya menghindari penggunaan pengambilan darah menggunakan suntikan yang notabene ditakuti oleh beberapa orang. Hal tersebut tidak akan terjadi tanpa ada peran penting dari Elizabeth Holmes, pemilik Theranos.
BACA JUGA : Belajar dari Bisnis Unicorn RI yang Bisa Digunakan Untuk Meningkatkan Kesuksesan Diri
Itulah tiga perusahaan berstatus unicorn namun ternyata tidak berhasil berdiri tegak hingga kini. Kalau dilihat dari masalahnya, semua berawal dari pihak perusahaan itu sendiri. Baik dari pemimpinnya, manajemen keuangan dan juga inovasi terbaru untuk produk. Jadi bisa disimpulkan, jika perusahaan ingin maju, semua sisi perlu diperhatikan. Agar tidak ada kerugian yang mengakibatkan gulung tikar.