Kesatria
Suku-suku yang ada di Indonesia tidak hanya memiliki keunikan dari segi olahan kuliner yang bercitarasa surga. Suku yang terbentang dari ujung timur hingga ke barat ini juga memiliki beberapa tradisi dan kebudayaan yang terkait dengan perang. Suku-suku ini memiliki tradisi bertarung layaknya kesatria untuk keperluan ritual atau pertunjukan.
Pada artikel di bawah ini, kita akan membahas beberapa tradisi pertarungan antara dua orang pria atau kelompok pria untuk keperluan tertentu. Beberapa tradisi dilakukan untuk meminta hujan dan juga keberkahan dari Yang Maha Esa. Berikut jenis-jenis pertarungan ala kesatria yang dilakukan oleh suku-suku di Indonesia.
Pasola adalah pertarungan antara kelompok penunggang kuda yang dilakukan oleh Masyarakat Sumba. Setiap tahun, saat akan musim tanam, beberapa kelompok akan melakukan pertarungan dengan saling melempar lembing kepada penunggang kuda dari kelompok lain. Semakin banyak kelompok lain jatuh atau terluka, kemenangan bisa didapatkan.
Peresean adalah sebuah tradisi di Lombok yang dilakukan oleh Suku Sasak sejak puluhan tahun lalu. Awalnya tradisi yang dilakukan dengan menarungkan dua orang pria ini dilaksanakan untuk melatih ketangkasan dalam melawan penjajah Belanda yang menjajah Lombok. Semua pemuda akan dilatih bagaimana bertarung dengan menggunakan kayu menjalin panjang dan sebuah tameng.
Perang pandan atau makere-kere adalah sebuah tradisi yang dilakukan setahun sekali di desa Tenganan Bali. Pada bulan lima penanggalan desa, tradisi ini dilakukan dengan mengumpulkan banyak pria di sebuah tanah yang lapang. Dengan iringan gamelan, pertarungan yang dilakukan untuk menghormati Dewa Indra atau dewa perang ini dimulai mulai pukul 2 hingga petang.
Berbeda dengan tiga tradisi sebelumnya yang dilakukan untuk keperluan peringatan atau meminta berkah. Tradisi yang dilakukan di bugis ini dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan di antara dua buah keluarga. Jika ada dua keluarga bermusuhan dan jalan mufakat tidak bisa dilakukan, pertarungan yang sengit ini akan dilakukan.
Inilah beberapa pertarungan ala kesatria yang dilakukan oleh suku-suku di Indonesia. Terlepas dari apa misi diadakannya pertarungan itu, empat hal di atas cukup menarik untuk dikenal, terlebih dilihat atau terlibat secara langsung.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…