Kalau sistem pemerintahan Kim Jong Un semua pasti sudah tau bukan? Jelas saja diktator, memaksakan kehendak dan dianggap aneh oleh negara lain. Tak jarang, banyak penduduk Korea Utara yang melarikan diri dan tak tahan dengan sang pemerintah. Tetapi, bukan hanya Presiden Korut ini saja yang berlaku seenaknya, di beberapa negara lain, ada peraturan yang tak kalah menyeramkan dan konyol.
Contohnya saja, larangan untuk mengumandangkan suara azan di Ghana oleh perdana menterinya. Untuk lebih lengkapnya, kali ini Boombastis akan membahas 5 aturan semena-mena yang ditetapkan oleh pemerintah dari berbagai penjuru dunia.
Seruan azan diganti dengan pesan whatsapp di Afrika Tengah
Menteri Lingkungan, Sains, Teknologi dan Inovasi di Ghana, Afrika Barat, Kwabena Frimpong Boateng, membuat pernyataan yang memantik kemarahan dan rasa kesal dari seluruh muslim di dunia. Pernyataan yang dilontarkan pada 11 April 2018 ini berisi tentang himbauan untuk mengganti suara azan yang biasa berkumandang dengan pesan melalui whatsapp.
Aturan harus punya dua anak saja di Tiongkok
Peraturan tentang KB atau keluarga berencana dibuat untuk menekan jumlah penduduk suatu Negara agar tidak membludak. Peraturan seperti ini juga diterapkan di Tiongkok loh Saboom. Sebelumnya, pemerintah Tiongkok menerapkan kebijakan hanya boleh punya satu anak saja.
Denda ketika tidak tersenyum di Milan
Predikat ramah yang melekat pada orang Indonesia mungkin masih kalah jika mau dibandingkan dengan negara ini. Yap, di Milan, Italia setiap orang harus menunjukkan senyuman setiap bertemu dengan orang lain. Hal tersebut akan mendapat denda yang cukup besar ketika ada yang berani melanggar.
Bercerai adalah hal yang tidak mungkin di Filipina
Selain Vatikan, Filipina adalah Negara lain yang melarang terjadinya perceraian dalam rumah tangga. Hal tersebut membuat banyak wanita frustasi dengan hidup mereka dan memilih pisah ranjang berpuluh tahun saat sudah tak cocok dengan pasangannya. Perceraian yang sangat mudah kita jumpai di Indonesia malah menjadi kasus yang sangat berbelit-belit di negara ini.
Kiblat fashion yang meng-illegalkan celana untuk perempuan
Tak jauh beda dari aturan berpakaian di Korea Utara yang sangat ketat, Paris, negara yang menjadi kiblat fashion pun pernah memberlakukan aturan semena-mena pada perempuannya. Para perempuan di negara Eiffel ini tidak boleh mengenakan celana seperti para lelaki.
Aturan di atas memang dinilai semena-mena dan tak memberikan hak yang sama kepada pihak tertentu. Jika melihat aturan tersebut, rasanya anugerah sekali karena bisa tinggal di negara Indonesia, yang segala peraturannya dibuat demi kemaslahatan bersama.