in

Mengenal Bahaya Melasma, Bercak di Kulit yang Bisa Berujung Kanker Jika Tak Diobati

Beberapa waktu lalu, kita mendengar tentang kasus meninggalnya menantu Hatta Rajasa yang disebabkan Melanoma. Penyakit tersebut ditandai dengan adanya tahilalat yang memiliki ciri berbeda dari lainnya. Nah, ternyata ada penyakit lainnya yang hampir mirip dengan Melanoma tersebut. Itu adalah Penyakit Melasma yang juga menyerang kulit para penderitanya.

Mungkin kalian belum banyak mengetahui tentang penyakit satu ini. Dikarenakan masih belum banyak orang yang jadi korbannya. Tapi Melasma ternyata tak jauh berbahaya dengan Melanoma. Sebab, jika tak diobati dengan cepat, maka penyakit tersebut bisa menjadi kanker. Oleh karena itu, tak perlu berlama-lama lagi, simak saja ulasan tentang Penyakit Melasma berikut ini.

Banyak penyebab dari munculnya Melasma

Penyakit yang menyerang kulit si penderita ini ternyata memiliki beberapa penyebab Sahabat Boombastis. Pertama adalah bisa karena pengaruh hormonal. Ini biasanya terjadi pada orang-orang yang menjalani terapi hormonal. Misalnya saja adalah yang menggunakan pil KB dan terapi pergantian hormon pada masa menopause. Kemudian, orang hamil pun juga tidak luput dari Melasma tersebut.

Menggunakan Pil KB [Sumber Gambar]
Selanjutnya, penyebab lainnya adalah bisa karena stres. Hal ini bisa terjadi karena stres dapat memicu hormon-hormon kortisol, adrenalin dan norepinephrine yang membuat Melasma muncul begitu saja. Lalu paparan sinar matahari juga bisa menjadi penyebab Melasma lantaran dapat meningkatkan produksi pigmen melanin oleh sel melanosit. Sehingga pigmen melanosit akan memberikan warna gelap pada Melasma.

Gejalanya sering sekali diremehkan

Salah satu gejala dari Melasma tersebut adalah bercak berwarna coklat yang muncul pada wajah ataupun kulit. Kemudian warnanya pun akan menjadi lebih gelap jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat. Namun sayangnya, gejala satu ini kerap kali diremehkan oleh sebagian orang, lantaran mirip dengan flek hitam yang sering muncul di wajah.

Bercak hitam pada wajah [Sumber Gambar]

Kemudian, gejala lainnya adalah Melasma letaknya sangat simetris. Jika terjadi pada wajah, maka akan muncul di bagian kanan dan kiri muka. Hal ini tentu berbeda dengan flek hitam biasa yang timbulnya hanya pada salah satu sisi saja. Hanya saja Melasma juga tidak menimbulkan rasa nyeri ataupun gatal, sehingga orang-orang lebih memilih untuk membiarkannya saja. Akan tetapi, jika itu dibiarkan terlalu lama, maka gejala-gejala yang disebutkan di atas dapat muncul kapan saja.

Inilah orang-orang yang berisiko mengidap Melasma

Meskipun penyakit yang menyerang kulit ini bisa terjadi kepada siapa saja, namun ada beberapa orang dengan kecenderungan besar mengidap Melasma. Pertama adalah orang yang berjenis kelamin wanita. Hal ini sesuai dengan penyebab yang telah dijelaskan di atas. Jika orang yang menjalankan terapi hormonal lah jadi penyebab utamanya dan itu adalah wanita.

BAnyak menyerang para wanita [Sumber Gambar]
Lalu, orang yang memiliki keluarga pengidap Melasma juga berisiko tinggi terkena penyakit ini. Ya meskipun bukan ayah atau ibu secara langsung, penyebaran penyakit dari garis keturunan yang sama bisa saja terjadi. Jadi, kalian harus berhati-hati jika ada keluarga yang mengidap Melasma. Kalian bisa memeriksakan diri dahulu kepada dokter supaya mendapatkan penanganan awal.

Berikut ini cara untuk menghindari Melasma

Penyakit satu ini jika dilihat dari luar memang biasa saja. Namun jika tidak diobati secara cepat dan tepat akan mengakar pada kulit. Sehingga akibat terburuknya adalah bisa menjadi kanker kulit yang akan sulit untuk disembuhkan. Oleh karena itu, kalian harus menghindarinya dengan beberapa cara.

Memakai tabir surya [Sumber Gambar]
Pertama adalah jangan terlalu sering berada di bawah sinar matahari. Jika terpaksa, kalian bisa menggunakan tabir surya dengan merk yang terpercaya. Lalu bisa juga dengan memakai baju lengan panjang untuk melindungi kulit kalian. Selanjutnya adalah dengan memeriksakan diri ke dokter kulit jika ada keluarga yang mengidap Melasma. Dengan begitu, Melasma tidak akan muncul pada kulit kalian.

Penyakit Melasma ini ternyata tidak bisa dianggap remeh. Menurut penjelasan di atas, jika itu dibiarkan berlama-lama pada kulit, kemungkinan terjadinya kanker akan menjadi lebih besar. Sehingga untuk kalian harus mengurangi berada di bawah sinar matahari dan memeriksakan diri ke dokter jika ada tanda-tanda munculnya Melasma.

Written by Firdha

Firdha Rahma, dilahirkan di Kota Malang tanggal 5 Agustus 1994. Ia tergabung di Boombastis.com sejak bulan Desember 2017. Perempuan bermata sipit ini suka sekali warna merah dan hewan yang bernama kucing. Dia mempunyai hobi menonton film segala genre, menulis dan baca-baca artikel tentang teknologi ponsel yang terbaru.
Punya hobi menulis sejak SMK, tapi belum begitu aktif di dunia blog. Nah, karena kuliah ada sedikit waktu senggang jadi kegiatan menulis bisa diterapkan kembali ke dalam blog. Blognya berisi tentang travelling, kuliner dan review film.

Leave a Reply

Banteng Raiders, Pasukan Gahar Bentukan A. Yani yang Justru Mencabut Nyawa Pendirinya

Bukan Cuma Ngegas dan Ngerem, Ini 5 Hal Tentang Masinis yang Tak Banyak Diketahui Orang