Konflik Israel-Palestina yang terjadi sepanjang zaman membuat negara ini dibenci oleh hampir seluruh penduduk di dunia. Namun, militer dan kuasa yang kuat membuat ia tetap tak takut akan ancaman dari manapun juga. Israel tak hanya menembak, membombardir serta menghancurkan yang menghalangi jalannya saja, tetapi juga memenjarakan mereka yang dianggap bersalah.
Nerve Tirza adalah salah satu penjara khusus perempuan yang berada di Ramle, Israel tak jauh dari Tel Aviv, penjara khusus wanita ini dibuka pada tahun 1968. Jangan bayangkan jeruji besi ini bisa memberikan kebahagiaan, semua tahanan di dalamnya harus mendekam dengan berbagai macam cerita kehidupan yang memilukan.
Ada banyak foto-foto yang berhasil diambil oleh Tomer Iffrah. Dalam penjara tersebut, para tahanan perempuan harus tinggal berdesakan di ruangan kecil dan berbagi tempat tidur dengan para tahanan lain. Satu sel bisa diisi hingga lima orang. Berada di dalam penjara seolah tak cukup untuk menebus kesalahan yang dilakukan.
Neve Tirza sangat kotor, penuh sesak dan bobrok. Ukuran setiap sel penjara ini hanya 13 meter persegi termasuk toilet dan kamar mandi. Hal ini jelas menyalahi HAM seperti yang sudah dinyatakan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bahwa setiap manusia berhak memiliki 8 meter persegi ruang untuk hidup di muka bumi.
Ketika para perempuan ini mendapat penyiksaan secara fisik, mereka juga tidak akan diberikan perawatan medis yang memadai. Ketika kembali ke masyarakat, perempuan akan mendapat pandangan negative dari masyarakat. Keadaan seperti ini membuat mereka memilih tinggal di dalam penjara saja, walaupun sering diperlakukan secara tidak manusiawi.