Awas, kini penipu sudah makin lihai dalam memperdaya korbannya. Jika biasanya mereka menipu via telepon, atau lewat pesan singkat, kini para penipu bahkan sudah berani mendatangi korbannya sendiri secara langsung. Kedoknya adalah berupa kuis ala produk yang sering ada di televisi. Si penipu memberikan pertanyaan, lalu korban akan menjawabnya. Kemudian gerombolan penipu akan meminta sejumlah uang sebagai ganti pajak hadiahnya. Namun barang yang diberikan ternyata abal-abal.
Kejadian ini dibeberkan oleh seorang pengguna Facebook bernama Althia Sari. Sedangkan korbannya sendiri adalah pasangan mertuanya. Kronologinya, ketika pada tanggal 27 lalu tepatnya pukul 16.00 datanglah dua orang lelaki dan perempuan untuk bertamu. Tiga orang ini mengaku dari PT. Unilever dan mengatakan tengah mengadakan program hadiah. Ketika itu rumah hanya dihuni oleh mertua Althia Sari saja.
Selanjutnya, salah seorang pria pun menanyakan produk pasta gigi apa yang dipakai di rumah ini. Pasangan ini pun menjawab pertanyaan tersebut dan mereka dinyatakan berhasil memenangkan hadiah berupa TV Flat 29 inci. Layaknya kuis betulan, para penipu ini pun senang ketika pertanyaan berhasil terjawab. Bahkan sempat berfoto-foto dan mengatakan jika gambar ini akan muncul di Kompas besok pagi. Dari sini masih belum nampak keanehan, hingga ketika salah satu penipu tersebut meminta sejumlah uang sebagai ganti pajak.
Ketika keduanya kembali ke ruang tamu, gerombolan penipu itu pun lenyap. Mereka hanya meninggalkan bungkusan yang katanya adalah televisi 29 inci tersebut. Keduanya pun masih belum sadar jika mereka tertipu. Namun ketika bungkusan tersebut dibuka, maka ketahuan sudah jika ini memang penipuan.
Alih-alih mendapatkan sebuah TV flat, ternyata bungkusan tersebut berisi kompor gas yang harganya mungkin hanya Rp 200 ribuan saja. Pasangan suami istri ini pun harus ikhlas kehilangan Ro 700 ribu hanya untuk benda yang harganya tidak sampai separuh uangnya.
Modus penipuan model seperti ini tengah marak. Jadi, selalu hati-hati ketika ada tamu yang mengaku dari PT tertentu dan menanyakan tentang produk. Silakan menolaknya jika tidak mau berurusan panjang. Namun kalau cukup berani membongkar aksi penipuan tersebut, silakan suruh para penipu tersebut membuka hadiah yang mereka bawa. Jangan lupa segera panggil pihak kepolisian agar para penipu ini bisa tertangkap dan tak lagi merugikan banyak orang.