Belakangan viral kasus pencurian barang-barang berharga di armada perusahaan otobus (PO) Rosalia Indah. Berawal dari cuitan dari seorang pengguna X (dulu Twitter) yang menceritakan kejadian tak mengenakkan yang menimpa dirinya.
Beberapa barang berharga yang disimpan di dalam tas, hilang begitu saja. Parahnya, bukan hanya satu dua orang yang menyatakan kehilangan, tapi ada puluhan orang lainnya. Berikut ulasan selengkapnya.
Pencurian Barang Berharga di Rosalia Indah
Seorang pengguna X bernama Widino melalui akunnya @Widino, menceritakan kronologi kehilangan barang-barang berharganya. Kala itu, ia menaiki bus Rosalia Indah dari Wonosobo ke Ciputat. Tas yang selalu diawasi, ternyata bisa kecolongan juga. Ia kehilangan iPad Pro 2020 beserta pencil dan keyboardnya. Begitu pula 1 tas berisi beberapa charger miliknya.
Ada Puluhan Kasus Kehilangan yang Sama
Setelah cuitan Widino viral, ternyata terkuak bahwa ada puluhan kasus kehilangan di Rosalia Indah yang telah dirangkum oleh netizen di X. Setidaknya ada 50 kasus yang telah dirangkum, berupa kumpulan-kumpulan warga X juga mengeluhkan kehilangan di Rosalia Indah. Namun Widino juga mengatakan bahwa banyak orang yang mengatakan kehilangan serupa melalui DM-nya.
Modus Pencurian yang Mirip
Barang-barang berharga yang awalnya diletakkan di dalam tas, kemudian bisa hilang begitu saja. Warganet mengatakan bahwa mereka kehilangan barang berharga, mulai dari handphone sampai laptop. Modus yang digunakan rata-rata mengganti barang berharga menggunakan barang-barang yang sekilas bentuknya menyerupai dengan barang yang hilang tersebut.
Pernyataan Rosalia Indah
Karena banyaknya netizen yang berspekulasi adanya keterlibatan kru dalam kasus kehilangan, pihak Rosalia Indah pun memberikan pernyataan. Melalui akun X @Rosalia_Ind, mereka meminta maaf karena respon CS yang kurang responsif dalam menanggapi hal ini.
BACA JUGA: Pencurian Barang Hingga Koper Rusak, 4 Hal ini Harus Dibenahi Maskapai Indonesia
Semoga kasus ini segera mendapat pencerahan dan solusi yang tepat untuk semua pihak. Kehilangan barang berharga pasti bukan menjadi hal mudah bagi para korban. Bukan saja barangnya, namun data-data yang ada di dalamnya juga sangat penting bagi mereka.