Kasus pencurian fasilitas umum kembali terjadi di Indonesia. Kali ini sejumlah orang diketahui mencuri besi yang digunakan dalam pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.
Pencurian ini merugikan pemerintah, lantaran proyek tak kunjung selesai. Masyarakat pun juga tak segera bisa menggunakan kereta cepat akibat para pencuri yang tak bertanggung jawab. Inilah informasi selengkapnya.
Ratusan ton besi digasak pencuri
Polisi mengungkap ada 118 ton besi yang dicuri dari proyek pembangunan Kereta Cepat Indonesia China (KCIC). Ada berbagai jenis besi dari penyokong cor-coran PT Wijaya Karya yang berhasil dijual oleh para pencuri tersebut.
Polisi curigai keterlibatan orang dalam
Rupanya kasus pencurian tersebut sudah berlangsung selama enam bulan. Bahkan polisi mencurigai adanya keterlibatan orang dalam. Pasalnya, para pencuri tersebut bisa bergerak dengan bebas hingga berhasil mengambil ratusan ton besi. Diketahui, para pelaku bisa masuk ke kawasan proyek setelah membobol pagar pembatasdan aksi mereka ini dilakukan pada dini hari.
Nasib KCIC pasca pencurian
KCIC tingkatkan keamanan dan penjagaan
Tak ingin pencurian terulang lagi, KCIC langsung meningkatkan keamanan di seluruh lokasi proyek dengan bekerja sama dengan polisi dan masyarakat sekitar. KCIC juga meninggikan pagar pembatas agar tak bisa dijebol pencuri pada dini hari.
BACA JUGA: Uji Coba LRT di Cibubur Berakhir Tragis usai Tabrak Rangkaian Kereta Lain, 1 Masinis Terluka
Sebelumnya, kasus ini bisa terungkap setelah aksi pencurian mereka dipergoki oleh warga sekitar. Saat itu, para pencuri berhasil kabur dan meninggalkan barang curian mereka di mobil. Para tersangka pun terancam hukuman maksimal tujuh tahun penjara.