Orang Timur Tengah memang sudah terkenal mengenai ‘kesultanan’-nya. Bagaimana tidak, bahkan pekerja biasa saja bisa punya mobil pribadi. Bayangkan mereka yang kaya raya, mobil sport mungkin jadi koleksi seperti tamiya. Wajar saja ya banyak mobil bagus yang berserakan di sana, kalau sedkit ada rusak maka tinggal ganti saja. Lah wong duit bukan masalah.
Bicara mengenai ‘sultan’, ternyata ada pula orang Indonesia yang tak kalah dengan Timur Tengah. Pasalnya mobil yang dimilikinya ternyata berlapis emas dan banyak barang mewah. Itu hanya satu koleksinya, masih ada barang mewah lain yang dia miliki. Nah kalau penasaran dengan orang tersebut, simak ulasan di bawah ini.
Mobil berlapis emas yang bikin geger
Warganet beberapa waktu yang lalu dibuat geger karena postingan berupa sebuah mobil yang berlapis emas. Hal ini rupanya karena emas yang menempel di mobil itu masih berbentuk batangan dan banyak yang mengatakan kalau itu memang barang asli.
Tak hanya mobil ada pula musala emas
Jika sudah kaget dengan mobil emas, berarti kamu belum lihat dengan musala yang dimilik H Sugandi. Mirip dengan mobilnya, tempat ibadah ini juga banyak ditempeli dengan benda berharga. Ketika masuk ke dalam musala, kita sudah disuguhi lantai yang yang terdapat beberapa batangan emasnya.
Hiasan dinding yang lumayan unik di sana
Hal menarik yang ada di musala ini adalah hiasan yang menempel di sana. Jika biasanya hiasan yang dipakai adalah kaligrafi dan tulisan arab, maka di tempat salat H Sugandi ini banyak foto. Ada foto sang prokalamator Indonesia. Ir. Seokarno, dan beberapa lambang keorganisasian.
Semua bahan mahal karena ‘local pride’
Bila kamu beranggapan semua barang mewah yang ada di mobil dan musala ini buatan luar makan kamu salah. Ya, dilansir dari laman Okezone, hampir semua bahan mewah yang dipakai di musala mewah ini berasal dari dalam negeri. Hal itulah yang membuatnya jadi semakin mahal karena ada unsur local pride di dalamnya.
Ada alasah khusus kenapa semua berlapis emas dan mahal
Unik juga musala dan mobil yang berlapis emas ini, gak kalah dengan sultan-sultan Timur Tengah. Namun siapa sangka, di balik semua itu ada pesan yang ingin disampaikan H Sugandi. Ya, kembali lagi kalau hanya akhirat yang jadi tujuan akhir setiap orang.