Dalam dua minggu terakhir, Indonesia dihebohkan dengan kasus kematian Mirna akibat menenggak kopi di sebuah cafe. Akhirnya polisi melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan menemukan fakta jika kopi yang ditenggak Mirna mengandung racun sianida. Dari penemuan racun ini, polisi kembali mengembangkan penyelidikan hingga mampu menetapkan Jessica Wongso sebagai tersangka.
Kasus kematian Mirna pun mendadak jadi isu yang sangat panas. Ada yang bilang jika kematian ini mirip sekali dengan kejadian di komik Detective Conan karya Gozo Aoyama. Oh ya, selain kasus Mirna, pembunuhan menggunakan racun ternyata banyak dilakukan di seluruh dunia. Bahkan motif macam-macam dan cenderung ada konspirasi di belakang. Mari kita simak bersama-sama.
1. Kematian Aktivis HAM Munir
Salah satu kasus pembunuhan paling mengerikan yang menggunakan racun sebagai senjatanya adalah kasus pembunuhan Munir. Ia dibunuh saat berada di pesawat yang akan membawanya menuju Belanda guna melanjutkan studi S2 bidang hukum di Universitas Utrecht.
Kasus Munir sampai sekarang belum mendapatkan kejelasan. Banyak konspirasi berhembus jika ia dilenyapkan lantaran terlalu vocal memperjuangkan hak-hak orang hilang pada orde baru di Indonesia. Munir dianggap sebagai ancaman pihak tertentu hingga akhirnya harus dilenyapkan dari muka bumi ini.
2. Pembunuhan Untuk Mendapatkan Klaim Asuransi
Pada tahun 1930-an di Philadelphia, Amerika pernah terjadi kasus pembunuhan berantai dengan menggunakan arsenik. Pembunuhan ini dilakukan agar istri mendapatkan uang asuransi yang besar dari kematian suaminya tersebut. Kasus ini dilakukan oleh Cousins Herman dan Paul Petrillo yang menawarkan jasa kepada para istri yang memiliki banyak kasus dengan suaminya.
3. Obsesi Menjadi Pembunuh Berantai
Tersebutlah seorang wanita bernama Velma Barfield. Ia adalah wanita pertama di dunia ini yang mendapatkan suntikan kematian. Ia mendapatkan hukuman itu setelah tega membunuh suaminya sendiri yang bernama Jennings Barfield. Ia meracun suaminya dengan racun tikus yang digunakan di rumah. Setelah itu ia juga membuat seolah-olah kematian suaminya seperti kematian wajar akibat penyakit aneh.
4. Kasus Pembunuhan Teman Sekamar
Ada sebuah ujaran yang berbunyi: jangan percaya dengan siapa pun dengan penuh, meski ia merupakan orang terdekatmu sekali pun. Dan memang benar, kasus yang dialami oleh Zhu Ling pada tahun 1994 di Tiongkok bisa jadi salah satu buktinya. Ia diracun menggunakan sebuah logam berat bernama thallium yang membuat tubuhnya mendadak lemas dan nyaris membunuh tubuhnya.
Sayangnya, Sun Wei memiliki keluarga yang bekerja di partai komunis di Tiongkok. Akhirnya kasus ini diintervensi dan tak jelas penyelesainnya sampai sekarang. Oh ya, Zhu Ling tidak meninggal tapi akibat kejadian ini ia mengalami gangguan pada sistem sarafnya.
5. Pembunuhan Jane Stanford
Jane Stanford adalah istri dari salah satu pendiri universitas terbaik di Amerika, Stanford University. Setelah sang suami yang bernama Leland Stanford meninggal dunia, ia mengambil alih semua kendali kampus hingga kasus peracunan menimpanya. Pada tahun 1905 ia diracun menggunakan strychnine yang dimasukkan ke dalam salah satu air mineral di dalam rumahnya. Beruntungnya ia selamat meski harus dirawat selama beberapa hari di rumah sakit.
Nah, terbukti kan jika banyak sekali kasus pembunuhan yang menggunakan racun sebagai senjata pemungkasnya. Oh ya, racun dipilih oleh banyak orang untuk melakukan aksi keji ini karena dianggap paling mudah membunuh orang. Dan terpenting lagi, polisi akan kesulitan melacak pelakunya, berbeda dengan kasus pembunuhan menggunakan senjata tajam. Ngeri banget!
Yang pasti, ingatlah bahwa kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja bila ada kesempatan. Jangan mudah percaya dan lengah, karena diajak ngopi santai aja bisa tewas seperti kasus Jessica dan Mirna yang belakangan ini lagi panas-panasnya. Waspadalah… Waspadalah..