in

Ini Loh Fakta di Balik Viralnya Pembatas Jalan Tol yang Berjalan Sendiri

Water Barrier [sumber gambar]

Hal-hal yang dianggap menyimpan misteri dan aneh memang masih sangat laris di Indonesia. Ya, karena orang Indonesia memang sangat menyukainya. Belum lama ini, pembatas jalan tol (water barrier) yang ada di Tol Pandaan- Malang disebut bergerak dengan sendirinya di malam hari.

Video tersebut kemudian tersebar di grup-grup whatsapp dan menjadi viral. Pasti banyak banget nih yang sudah berpikir bahwa ada sesuatu yang menggerakkan barrier tersebut, kan? Nah, agar tak menyangka-nyangka saja, kita bahas dalam ulasan berikut ya.

Rekaman CCTV dengan durasi 27 detik

Rekaman yang viral ini merupakan hasil rekam CCTV tol Pandaan-Malang. Dalam video yang berdurasi hanya 27 detik tersebut, tampaklah pembatas jalan paling depan berwarna oranye bergerak melintasi garis putih. Sedangkan pembatas yang lain, yang ada di urutan ketiga bergerak hingga ke tengah jalan.

Pergerakan dua barrier itu hampir bersamaan. Pembatas jalan yang jalan-jalan di tengah malam ini jelas membuat orang yang melintas harus menghindar. Melansir kompas.com, Humas PT Jasamarga Pandaan Malang, Agus Tri Antyo mengatakan, peristiwa dalam video itu terjadi di sta 62-67 Tol Pandaan-Malang yang berlokasi di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

Informasi yang sebelumnya mengatakan terjadi di tol Cipularang

Lokasinya pastinya, seperti yang sudah dikatakan oleh Humas PT Jasamarga adalah di kawasan proyek pembangunan rest area Km 65-66 Jalan Tol Pandaan-Malang. Sedangkan sebelumnya, ada berita yang beredar bahwa barrier yang bergerak ini ada di Tol Cipularang.

Water Barrier [sumber gambar]
Selama ini, Tol Cipularang terkenal karena banyaknya kejadian aneh dan kecelakaan. Jadi, setelah berita ini tersebar, jelas banyak yang percaya kalau kejadiannya di Cipularang. Dan pastinya dikaitkan dengan hal-hal yang aneh dong~

Barrier yang terkena angin kencang

Nah, jadi hal ini enggak ada hubungannya sama sesuatu yang mistis ya, Sahabat Boom. Pembatas jalan bergerak karena tekanan angin kencang. Humas PT Jasamarga menyatakan, bahwa ruas tol di daerah itu konturnya berupa lorong atau bukit yang digali. Sedangkan di sisi selatan terdapat lembah yang terbuka.

Diganti dengan yang baru [sumber gambar]

Konstruksi area itu dinilai dapat memicu tekanan angin yang mendorong barrier bergerak ke tengah. Dua barrier itu ternyata juga tak terisi air sehingga menjadi sangat ringan dan mudah terombang ambing.

BACA JUGA: Kembali Menelan Korban, Ini 3 Alasan Wajib Hati-hati Jika Lewati Tol Cipularang

Jadi, mengenai barrier yang bergerak sendiri itu memang karena terkena terpaan angin ya, bukan karena ada unsur supranatural lainnya. Water barrier tersebut juga kini sudah diganti dengan yang lebih baru. Semoga tak ada yang salah paham lagi ya gais.

Written by Ayu

Ayu Lestari, bergabung di Boombastis.com sejak 2017. Seorang ambivert yang jatuh cinta pada tulisan, karena menurutnya dalam menulis tak akan ada puisi yang sumbang dan akan membuat seseorang abadi dalam ingatan. Selain menulis, perempuan kelahiran Palembang ini juga gemar menyanyi, walaupun suaranya tak bisa disetarakan dengan Siti Nurhalizah. Bermimpi bisa melihat setiap pelosok indah Indonesia. Penyuka hujan, senja, puisi dan ungu.

Leave a Reply

Mengenang Alfin Lestaluhu, Bek Timnas U-16 yang Bawa Indonesia ke Final Piala Asia 2020

Menhan Prabowo Tak Mau Ambil, Begini Besaran Gaji dan Tunjangan Menteri Periode 2019-2024