Saat ini Indonesia sedang gencar-gencarnya melakukan naturalisasi pemain dari negara lain. Ya, dengan alasan perbedaan kualitas hingga keadaan pemain asing yang dianggap lebih fit jadi alasan utama Indonesia melakukannya. Kembali lagi, toh semua juga demi sepak bola di negara ini.

Namun siapa sangka di saat Indonesia sedang gencar mencari pemain muda dari luar, justru beberapa pesepak bola kita malah diincar timnas negara lain. Ya, sebagian akhirnya setuju membela negara itu, sedangkan yang lain masih abu-abu. Lalu siapa saja pemain asli Indonesia yang jadi incar itu? Simak ulasan berikut.

Andri Syahputra yang sudah positif jadi anggota utama timnas Qatar

Tentu kita ingat dengan salah satu pemain asli Indonesia yang menolak panggilan timnas untuk berlaga. Ya, dialah Andri Syahputra yang kini sedang berlaga di negeri Qatar sana. Peformanya dalam liga Qatar membuat dirinya mendapatkan tawaran masuk di klub-klub besar. Dan salah satu tawaran yang paling menggiurkan adalah menjadi salah satu punggawa timnas Qatar.

Andri Syahputra [sumber gambar]
Meskipun waktu itu dirinya masih berstatus WNI, ternyata Qatar memang memiliki kebijakan khusus di mana warga asing bisa tetap berpartisipasi jadi timnas. Dan benarlah, bahkan sampai kini dirinya masih membela squad kesebelasan Qatar. Dan ya, jika sebelumnya ada desas-desus kalau dirinya diblacklist timnas ternyata Andri sempat membantah hal itu. Jadi kita lihat nanti negara mana yang akan dipilihnya.

Khuwalid Mustafa Ibrahim jadi incaran timnas Qatar

Bukan hal yang aneh lagi kalau banyak pemain asli Indonesia yang sejatinya punya potensi luar biasa dalam sepak bola. Oleh sebab itu beberapa klub luar negeri pun segera tidak sabar untuk meminangnya. Seperti pemain bola asal Aceh ini, ya Khuwalid Mustafa Ibrahim adalah salah satu talenta muda Indonesia yang kini sedang bersinar di liga Qatar sana.

Khuwalid Mustafa Ibrahim [sumber gambar]
Namun siapa sangka lantaran karirnya sebagai bek yang jarang bikin tim lawan kewalahan membuat nama anak Aceh yang satu ini sempat dimasukkan dalam kandidat timnas Qatar untuk gelaran 2022. Tentu masih belum ada Keputusan final darinya mau atau tidak menerima tawaran itu, namun yang bikin salut Khuwalid Mustafa mengaku siap jika andai saja timnas Indonesia ingin membawanya kembali.

Gak kalah bikin salut, Abdurrahman Iwan  selalu dilirik oleh negara lain

Serupa dengan nasib Khuwalid Mustafa, Abdurrahman Iwan juga salah satu pemain junior bertalenta asli Indonesia yang berlaga di Qatar. Siapa sangka, banyak pengamat di sana yang tertarik dengan bakat dari pemain cilik yang satu ini, itu bukan hal yang aneh mengingat dirinya sendiri sudah mencetak 42 gol dalam liga Qatar U-9.

Abdurrahman Iwan [sumber gambar]
Alhasil pemain cilik yang satu ini pun sempat digadang-gadang bisa jadi “aset” bagus buat timnas Qatar untuk sepak bola masa depan. Namun demikian, siapa sangka pesepak bola yang satu ini juga tidak akan menolak tawaran jika dipanggil timnas Indonesia. Masalah Keputusan nanti akan memilih yang mana, kita tunggu apa keputusannya.

Richie Risnal yang sedang dipantau oleh Belanda

Serupa dengan para pemain berbakat lainnya, nama Richie Risnal juga sempat bikin heboh Indonesia dan Belanda. Hal ini lantaran kualitas dan bakat permainannya yang bikin banyak orang kepincut. Tidak tanggung-tanggung, bahkan salah satu klub besar di negeri kincir angin Feyenoord Rotterdam sempat memberikan beberapa tawaran yang sangat menggiurkan.

Richie Risnal [sumber gambar]
Itu bukan hal yang aneh mengingat masih ada darah Belanda yang ada dalam dirinya. Namun kembali lagi, semua keputusan ada di tangan Richie Risnal sendiri. Namun yang bikin bangga, meski tidak di Indonesia dia masih mengidolakan beberapa klub Indonesia.

Sebagian dari para pemain itu telah benar jadi bagian timnas negara lain, sedangkan yang lain masih belum pasti berpindah. Tentu semua itu tergantung pada keputusan pribadi masing-masing akan memilih timnas Indonesia atau negara yang mendidik kemampuan sepak bolanya. Namun yang pasti hal ini menjadi bukti kalau pemain asal Indonesia memang diakui.