Melihat tindak-tanduk para pejabat tanah air zaman now membuat kita pusing sendiri, apalagi ulah para netizen yang mengomentarinya. Beberapa dari mereka yang melanggar hukum dihujat habis-habisan, namun mereka yang berbuat baik malah dibilang pencitraan.
Seperti kelakuan pejabat berikut yang akan diulas oleh Boombastis.com, pasti banyak dari netizen yang menyebut hal ini pencitraan. Padahal, kurang pantas loh jika memberi komentar yang seperti itu mengingat mereka tanpa ragu dan tak segan memberikan bantuan pada warga dengan uang pribadinya. Simak mereka dalam ulasan berikut.
1. Ganjar Pranowo, Tiba-tiba Melipir ke Rumah Warga Tanpa Ada Agenda
Beberapa hari yang lalu, Ganjar Pranowo sedang melakukan perjalanan dinas ke Kabupaten Grobogang, Jawa Tengah. Namun, di tengah-tengah perjalanannya kembali menuju Semarang, ia minta berhenti mendadak. Hal tersebut dikarenakan ia tengah melihat sebuah rumah gubuk yang sudah reyot dan tak layak huni.
2. Yuddy Chrisnandi, Mengaku Tergerak Atas Dasar Kemanusiaan
Mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) ini juga tak segan untuk merogoh kocek pribadinya dalam membantu sesama. Kali ini ia merasa terpanggil ketika melihat kasus Angeline, bocah SD yang dihabisi oleh ibu tirinya sendiri beberapa waktu silam. Yuddy turut andil dalam upaya pembongkaran rumah, autopsi, hingga visum Angeline.
3. Pro Lansia, Ahok Pakai Uang Pribadinya untuk Betulkan Atap Rumah Mereka
Banyak tudingan yang negatif semenjak mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyebutkan penggalan ayat suci di sebuah pidatonya. Padahal terlepas dari itu semua, Ahok merupakan sosok yang peduli terhadap rakyatnya.
4. Presiden Jokowi, Rela Keluarkan 10 Juta untuk Satu Orang
Untuk sosok satu ini, sudah tak mungkin diragukan lagi bagaimana kesederhanaannya mulai tersorot lagi akhir-akhir ini. Pada tahun 2016 lalu, Presiden Jokowi mengutus dua stafnya untuk berangkat ke Serang dan membantu seorang penjual nasi.
5. Nurdin, Menggunakan Uang Pribadi untuk Urusan Dinas
Salah satu yang inspiratif juga datang dari Sulawesi Selatan, khususnya Kabupaten Bantaeng. Sang bupati yang akrab disapa Nurdin ini mengaku mengeluarkan dana pribadinya untuk urusan kantor seperti mengajak para stafnya ke luar negeri dalam rangka studi banding, atau juga ketika sedang makan dalam sebuah perjalanan dinas.
Nah, boombers, bukan komentar pencitraan yang harusnya kita lempar kepada mereka, namun kata-kata seperti salut dan bangga, serta dukungan yang tiada henti agar para pejabat lainnya bisa mencontoh kelakuan 5 petinggi negara ini. Jika memiliki wakil rakyat yang bersih dan jujur, siapa pula yang akan diuntungkan, kita-kita juga toh?