Pasola di Sumba
Kawasan Sumba yang kecil ternyata menyimpan cukup banyak tradisi adat yang memukau. Penduduk Sumba yang sebagian besar memeluk agama marjinal Marapu kerap mengadakan permainan yang cukup hardcore. Bisa dibilang, permainan itu mirip dengan permainan gladiator di mana setiap orang atau kelompok akan bertarung untuk melemparkan senjatanya.
Dalam permainan yang dikenal dengan nama Pasola ini, 2 kelompok petarung akan sama-sama menunjukkan aksinya. Mereka mengendarai kudu dengan sangat lincah untuk melemparkan lembing. Semakin banyak lembing mengenai lawan, kelompok ini menang sehingga kebanggaan desa atau orang tersebut akan naik. Berikut cerita tentang Pasola yang cukup nyentrik ini.
Pasola adalah tradisi sakral yang diadakan setiap tahunnya. Tradisi ini biasanya dimulai untuk menandakan masa tanam pada sawah. Pasola dilakukan di tempat yang berbeda setiap tahunnya. Biasanya tradisi ini dilakukan di empat desa berbeda yang terletak di Kabupaten Sumba Barat. Desa-desa itu terdiri dari desa Kodi, Lamboya, Wonokaka, dan Gaura.
Pasola hanya bisa diadakan setelah upacara nyale diadakan. Nyale diadakan oleh tetua suku yang ada di desa. Tetua itu akan menyuruh seseorang untuk pergi ke pinggiran pantai. Mereka disuruh mencari cacing laut yang mulai melimpah. Cacing yang ditangkap akan dibawa dahulu ke para tetua untuk dilihat. Kalau cacingnya bagus, panen akan melimpah tahun ini serta keberkahan akan terus datang. Kalau cacingnya tidak sehat, malapetaka akan hadir.
Pasola membagi permainannya menjadi dua kubu. Masing-masing kubu yang akan bertarung biasanya menyiapkan sekitar 100 petarung. Setiap petarung akan menaiki kuda dan memegang sebuah lembing dengan ujung tumpul untuk dilemparkan. Kalau lembing mengenai lawan, kemungkinan menang akan besar, terlebih kalau lawan sampai jatuh.
Dalam permainan pasola yang sangat seru, terkadang ada pihak yang sampai meninggal dunia. Keadaan ini dianggap sebagai tebusan atas dosa yang orang itu lakukan di dunia. Yang Maha Kuasa mengambilnya untuk mempertanggungjawabkan segala hal yang ada melalui pasola yang sangat sakral ini.
Inilah sekilas tentang pasola yang merupakan permainan ala gladiator yang ada di Sumba. Meski terlihat seram, permainan ini sarat makna dan dijadikan ajang untuk mempererat hubungan antara desa satu dengan desa lain.
Fenomena viral Arra, bocah lima tahun yang dikenal karena kepandaiannya berbicara dengan gaya dewasa, kembali…
Nama Fedi Nuril akhir-akhir ini kembali dikenal publik. Bukan karena kembali membintangi film dengan tokoh…
Kamis (20/3/2025) pukul 03.00 WIB, saat asyik scrolling media sosial X sambil sahur, mata tertambat…
Dunia aviasi Indonesia bakal semakin berwarna dengan kehadiran burung-burung besi baru. Indonesia Airlines, sebuah perusahaan…
Lagi-lagi rakyat Indonesia dibikin geleng-geleng kepala oleh ulah aparat penegak hukum. Kali ini kasusnya sedang…
Baru-baru ini, dunia hiburan Korea Selatan diguncang oleh skandal yang melibatkan aktor papan atas, Kim…